Categories: BATAMKEPRI

Potensi Tinggi, Tambang Pasir Silika di Kepri Perlu Perhatian Serius Pemerintah untuk Hilirisasi

BATAM – Pasir darat yang mengandung Silika (Si02) yang melimpah di beberapa tempat di wilayah Provinsi Kepulauan Riau berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tambang pasir darat, namun kurang mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah.

Hal ini dikatakan Komisaris Tridaya Group, Edy SP saat berbincang dengan awak media terkait peluang Silika lokal dalam industri berbasis teknologi tinggi(chip) di Batam pada Jumat 6 Maret 2026.

“Kawasan industri di Batam saat ini tengah mempersiapkan pabrikasi chip dan panel surya. Kedua prodak itu berbahan baku pasir silika atau kuarsa. Selama ini, kebutuhan dipasok dari luar wilayah kepulauan Riau. Sementara, sumber daya alam untuk silika di beberapa tempat di Kepri tidak kalah saing, bahkan, diatas rata-rata standar mutu silika yang dibutuhkan,”ungkap Edy.

Edy berkeyakinan, jika Pemerintah daerah baik Kota Batam dan Provinsi Kepri serius mendorong prodak lokal, maka dipastikan perusahaan tambang seperti Lingga, Bintan dan Karimun mampu bersaing.

“Selama ini pasir lokal hanya sebatas pasir timbunan dan bangunan saja, padahal kadar silikanya diatas 95 persen. Dan kadar kualitas itu sangat dibutuhkan dalam industri kaca untuk panel Surya serta bahan baku Chip,” terangnya.

Edy menjelaskan bahwa Batam merupakan salah satu pusat hilirisasi pasir silika/kuarsa di Indonesia, dengan fokus pengembangan industri kaca, semikonduktor, dan komponen chip.

Bahan baku silika di Batam umumnya didapat dari hasil olahan pasir kuarsa berkualitas tinggi, seringkali didatangkan dari wilayah Kepulauan Riau (seperti Rempang) dan Bangka Belitung.

Bahan baku utama pembuatan chip (semikonduktor) adalah silikon (Si), yang diekstrak dari pasir kuarsa/silika melalui proses pemurnian tinggi.

Silikon dibentuk menjadi wafer tipis sebagai substrat dasar. Bahan pendukung lainnya meliputi boron, fosfor, atau arsenik (untuk doping), serta logam seperti tembaga dan aluminium untuk koneksi listrik.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

PURANA dan PURAGRAPH X AFGANIAL Hadirkan Liveable Art Soirée di Sarinah Thamrin Jakarta

Menyusul kesuksesan peluncurannya di Yogyakarta, koleksi kolaboratif Purana dan Puragraph x Anton Afganial yang diakui secara luas hari ini melanjutkan…

2 jam ago

Strategi Menghadapi ‘Weekly Close’: Cara Mengamankan Keuntungan Trading Menjelang Akhir Pekan

Hari Jumat selalu menjadi momen yang paling krusial sekaligus mendebarkan bagi para pelaku pasar keuangan…

7 jam ago

Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat

Data awal Bittime menunjukkan minat investor Indonesia terhadap Tokenized US Stocks terus meningkat, dengan mayoritas…

7 jam ago

Panen Neo Koin di neobank, Kumpulkan Koin dan Dapatkan Hadiahnya

Rutinitas transaksi sehari-hari ternyata bisa memberikan manfaat lebih. Mulai dari membayar salah satu pengeluaran rutin,…

8 jam ago

Indonesia Open Network (ION) Percepat Pembangunan Infrastruktur Publik Digital Generasi Baru Indonesia dengan Dukungan Google.org

Jakarta, 9 Juli 2026 – Indonesia mengambil langkah besar dalam mempercepat transformasi ekonomi digital melalui Indonesia Open…

8 jam ago

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

 PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan melalui kesiapan jaringan…

8 jam ago

This website uses cookies.