Categories: POLITIK

PPP Dukung Ganjar Capres 2024, Pakar: Untuk Dongkrak Suara Partai

Analis sebut bahwa PDIP membutuhkan partai Islam tradisional berbasis Nahdlatul Ulama yang diwakili oleh PPP.

JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Rabu (26/4) resmi mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024, yang oleh para analis dilihat sebagai upaya partai itu untuk mendongkrak suaranya dalam pemilu mendatang.

Ganjar merupakan kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang akhir pekan lalu secara resmi dipilih untuk mewakili partai penguasa tersebut sebagai kandidat presiden menggantikan Joko “Jokowi” Widodo yang juga anggota partai berlambang banteng itu.

Pengumuman yang disampaikan oleh ini menjadikan partai Islam tertua itu sebagai bagian dari parpol pendukung PDIP lainnya, seperti Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Setelah melalui musyawarah dan diskusi mendalam, Bismillahirrahmanirahim PPP memutuskan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden RI pada Pilpres 2024 yang akan datang,” ujar Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono di Yogyakarta yang disiarkan melalui kanal Youtube.

PPP, partai berbasis Islam yang pada masa pemerintahan Orde Baru merupakan salah satu dari tiga partai yang diperbolehkan mengikuti Pemilu, hanya mendapatkan 4,52 % suara dalam Pemilu 2019 dengan 19 kursi dari 575 kursi di DPR.

Pakar mengatakan dukungan PPP ke Ganjar bukankah sesuatu yang mengejutkan, bahkan sudah diprediksi sebagai strategi politik partai berlambang kakbah itu untuk meningkatkan perolehan suara di Pemilu 2024.

“Sekarang sudah tentu di tengah kompetisi tinggi dan muncul partai baru tidak mudah untuk bertahan, sehingga perlu usaha serius dalam terobosan politik untuk mengamankan suara agar tetap lolos,” ujar Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, kepada BenarNews.

“Ini pilihan logis dan strategis karena di internal tidak ada pendorong kuat untuk memastikan PPP lolos presidential threshold,” ujar Arya.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin melihat bahwa kedua partai, PPP dan PDIP, diuntungkan dengan keputusan PPP masuk ke kubu Ganjar.

“PPP menunggu pencapresan Ganjar oleh PDIP maka gerak cepat mereka. Meskipun ada segelintir kader yang memilih Anies Baswedan, namun PDIP masih membutuhkan partai Islam tradisional berbasis NU (Nahdatul Ulama) dan itu ada di PPP,” kata dia kepada BenarNews.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati menilai bahwa PPP selalu konsisten untuk menjadi koalisi partai besar pengusung calon presiden. Kalau tidak ikut dalam arus koalisi akan menimbulkan risiko bagi partai itu sendiri sehingga ikut dalam gerbong Ganjar adalah jalan terbaik.

“Benefit yang utama adalah limpahan suara terutama dari panggung Ganjar. PPP dalam posisi rentan. Artinya tentu di sini dengan melakukan endorsement akan mendapatkan masukan suara Ganjar ke dalam suara PPP,” katanya kepada BenarNews.

Alasan PPP dukung Ganjar

Plt. Ketua Umum PPP Mardiono mengatakan partainya mendukung Ganjar sebagai bentuk keberlanjutan dukungan politik partai itu. Dalam Pilkada Jateng pada 2018, PPP mengantarkan Ganjar menjadi Gubernur Jateng berpasangan dengan kader PPP, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

PPP juga, sebut Mardiono, ingin memastikan Ganjar menerapkan “asas politik religious” amar ma’ruf nahi munkar (berbuat baik dan menghindari kejahatan).

“PPP yakin dengan kultur berasal dari NU, Beliau pasti miliki visi yang sama dengan PPP,” kata Mardiono.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Region 6 Sambut Pekerja Baru Melalui Program Onboarding

Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, BRI Region 6 menyelenggarakan…

1 jam ago

Oxygen.id Luncurkan Paket Stream Sport 200Mbps dan Gratis Nonton Piala Dunia

Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…

12 jam ago

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…

13 jam ago

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Hilirisasi mineral semakin menunjukkan perannya sebagai mesin pertumbuhan investasi nasional. Sepanjang triwulan I 2026, investasi…

13 jam ago

Mengapa Pen-Test Tahunan Sudah Tidak Lagi Cukup di Tengah Lanskap Ancaman Siber yang Terus Berubah, ITSEC Asia (IDX:CYBR) Perkenalkan Bronyx.AI

Transformasi digital membuat bisnis bergerak semakin cepat. Sayangnya, pendekatan keamanan yang digunakan banyak organisasi masih…

17 jam ago

Di Tengah Gejolak Harga Sawit, Holding Perkebunan Nusantara Konsisten Serap TBS Petani

Polemik penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kembali menjadi perhatian…

17 jam ago

This website uses cookies.