BATAM – PT Siemens Fabrication Yard yang beralamat di Kawasan Industri Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau didemo ratusan pekerja PT Eugoss Indonesia Pratama, Senin(18/4/2016) pagi.
Sebanyak 400-an pekerja ini menuntut gaji mereka selama 3 bulan yang belum dibayarkan perusahaan yang bergerak dibidang Minyak dan Gas(Migas) tersebut.
Direktur PT Eugoss, Roni dalam orasinya mengatakan bahwa mereka telah ditipu oleh pihak PT Siemens yang selalu memberikan janji palsu untuk mencairkan gaji para pekerja.
Menurutnya sejak mulai bulan Januari 2016 sampai Maret 2016, gaji pekerja PT Eugoss tak kunjung dibayarkan PT Simens.
“Kalian ibarat menyuruh kami gali lobang, lalu menyuruh kami masuk kedalam. Kalian lobangnya pakai batu kerikil, kalian penipu,” ujar Roni dalam orasinya.
“Mana hak kami, kami bukan budak kalian. Kami akan tetap bertahan didepan gerbang ini sampai pihak Siemens keluar,” tegas Roni.
Pantauan dilapangan, aksi unjuk rasa ini berjalan tertib dengan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian. Pihak PT Siemens belum terlihat menemui pengunjuk rasa.
(red/cr 4)
Di tengah dinamika sektor pertambangan, khususnya batu bara, industri pembiayaan saat ini mengadopsi pendekatan yang…
IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia menghadapi krisis…
Mendengar kabar kanopi pabrik atau area parkir industri ambruk bukan lagi hal baru, namun tetap…
Verifikasi kondisi aktual site terhadap desain BIM membutuhkan data lapangan yang akurat. Deviasi antara gambar…
Kalimat itu mungkin terdengar sederhana. Tapi bagi banyak orang tua, artinya besar sekali. Tidak semua…
Di tengah kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif akibat tekanan global, Tokocrypto mendorong investor untuk…
This website uses cookies.