BATAM – swarakepri.com : Ketua DPD Real Estate Indonesia(REI) khusus Batam Djaja Roeslim mengaku sangat mengapresiasi upaya masyakat dalam mewujudkan pembangunan pasar rakyat yang berada di Kampung Jabi Nongsa yang dilakukan secara swadaya.
“Saya salut dengan kerjasama para pengurus pembangunan pasar tersebut,” ujarnya siang tadi, Jumat(17/4/2015)
Ia berharap Pemerintah Kota Batam bisa mengakomodir fasilitas yang dibutukan di lokasi pasar rakyat tersebut.
Ketika disinggung mengenai maraknya bangunan di Batam yang berdiri diatas lahan buffer zone, Djaja berharap Pemko Batam sebagai regulator dalam pengawasan bertindak lebih tegas terhadap pemilik bangunan yang tidak berizin dan melanggar aturan.
“Yang tidak ikuti peraturan harus ditindak,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya antusias calon pedagang yang ingin menyewa kios di Pasar Rakyat yang berada di Kampung Jabi, Nongsa Batam kian tinggi. Setiap harinya, calon pedagang dari berbagai wilayah di Batam terus berdatangan untuk menyewa kios yang ada.
Tingginya minat masyarakat ini membuat panitia pengelola pasar rakyat kewalahan untuk melayani pesanan dari calon pedagang yang ingin menyewa kios ukuran 2,5 x 3 meter yang disewakan seharga Rp 300 ribu per bulan.
Ketua panitia pengelola pasar rakyat Abdul Rahman sebanyak 300 unit kios ukuran 2,5 x 3 meter yang sedang tahap pembangunan disewakan seharga 300 ribu per bulan. Sementara 84 kios ukuran 4×6 meter dijual dengan harga 15 juta dengan dicicil secara bertahap selama 6-12 bulan. (red/AMOK)
BATAM - Ketua Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPPSA-M), Nuriswan menuding Mustaqim CS selaku pengurus…
RIAU - Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPSA-M) menggelar Rapat Anggota Tahunan(RAT) di Hotel Aryaduta…
JAKARTA - Short Selling merupakan transaksi penjualan Efek dengan kondisi Efek tersebut tidak dimiliki oleh…
RIAU - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri menginstruksikan agar seluruh kepala daerah dan wakil…
RIAU - Taman Kanak-kanak dan PAUD Kurnia Salam Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar,…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap segala bentuk penipuan…
This website uses cookies.