TANJUNGPINANG – Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan, jika Pemko memindahkan para pedagang kaki lima (PKL) ke Melayu Square pasti tidak akan laku, karena para pengunjung di Taman Laman Boenda nantinya akan menempuh jarak yang sangat jauh untuk membeli jajanan.
Menurutnya, pelarangan berjualan yang dilakukan Pemko kurang tepat waktu karena karena bulan ini merupakan akhir tahun dan masa-masa para pengunjung liburan sekolah maupun kerja.
“Sekarang momentumnya kurang tepat, karena akhir tahun. Ini kan banyak pemasukan untuk pedagang. Banyak orang santai di sini, pasti laku banyak,” terangnya.
Ia justru meminta Pemko agar mefasilitasi para pedagang dengan memberikan alat jualan yang mudah dibawa yang ada di Laman Boenda.
“Oke Perda kita tegakkan, tapi mereka para PKL harusnya difasilitasi seperti diberikan sebuah media alat jualan yang portable, yang mudah untuk mudah untuk dibawa, tapi dia menarik, seperti gerobak gendong, atau gerobak kecil yang bisa didorong,” katanya.
“Bisa sepeti alat jualan yang dibawa oleh penjual yakult, itukan cukup bagus dan ditambah lagi diberikan pakaian seragam dan menggunakan topi dinas pariwisata, sehingga kehadiran mereka tidak terganggu para pengunjung, bahkan bisa para pengunjung minta foto bersama,” tambahnya.
Ia menyampaikan, jika Pemko memang ingin menegakkan Peraturan Daerah (Perda), seherusnya sebelum pemko ingin menegakkan harus lah berbuat yang kreatif untui PKL.
“Karena ini kan mencakup nasip PKL, Kenapa tidak pemerintah membuat suatu yang kreatif, serta memberdayakan mereka dengan dana UKM, boleh berjualan di Laman Boenda, tapi dengan sifat portable, yang bisa berpindah dan tidak permanen,” tuturnya.
(Ism)
JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…
Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…
Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…
Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…
Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…
Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…
This website uses cookies.