BATAM – Ribuan data tagihan BPJS Kesehatan milik perusahaan di kota Batam bocor kepada publik pada periode Juli 2018. Kebocoran data tersebut diungkapkan oleh salah satu pemilik perusahaan di Batam yang merasa dirugikan dengan dibukanya data tagihan perusahaan oleh BPJS Kesehatan.
“Awalnya kami menerima email dari BPJS Kesehatan mengenai pemberitahuan update Relationship Officer (RO) BPJS Kesehatan Cabang Batam pada 4 Juli 2018, tapi dalam email juga dilampirkan data badan usaha binaan RO beserta jumlah premi masing-masing perusahaan,” kata seorang pengusaha Batam yang enggan disebutkan namanya kepada Swarakepri, pada Rabu (11/07/2018).
Dalam email tersebut, tercantum alamat pengirim resmi dari BPJS Kesehatan Cabang Batam. Tak hanya itu, surat pemberitahuan nomor 619/II.03/0618 tertanggal 28 Juni 2018 tersebut dikirimkan kepada perusahaan dengan kop resmi BPJS Kesehatan dan ditandatangani oleh Kepala BPJS Kesehatan Batam, Zoni Anwar Tanjung.
Bocornya data premi perusahaan sangat disesalkan karena BPJS Kesehatan dinilai belum bisa menjamin kerahasiaan data peserta asuransinya. Sementara, data tersebut bisa dimanfaatkan oknum untuk menyudutkan salah satu perusahaan dalam keikutsertaan kegiatan tender proyek pemerintah.
“Baru pada bulan Juli inilah kami kaget ada informasi tagihan premi dari ribuan perusahaan di Batam yang juga dikirimkan ke email kami padahal sebelumnya BPJS Kesehatan akan memberitahukan kepada perusahaan apabila ada keterlambatan pembayaran premi tapi tanpa mencantumkan informasi tagihan premi dari perusahaan lain,” katanya menambahkan.
Berdasarkan data yang diperoleh Swarakepri, ada total sebanyak 4.199 perusahaan dengan tagihan premi yang bocor dan diketahui oleh perusahaan lainnya di Batam.
Hingga berita ini diturunkan, Tim Swarakepri belum bisa melakukan konfirmasi langsung kepada Humas BPJS Kesehatan karena sedang dinas luar kota. Sementara konfirmasi kepada salah satu petugas RO BPJS Kesehatan yang tercantum dalam surat tersebut juga tak kunjung mendapat balasan hingga saat ini.
Editor : Siska
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
This website uses cookies.