Categories: KRIMINAL

Rugi Rp 120 Miliar, PT Hosana Exchange Laporkan Yuwanky dan Kelvin ke Bareskrim Polri

BATAM – William, Direktur PT Hosana Exchange milik pengusaha Amat Tantoso melaporkan kasus dugaan penipuan atau penggelapan sebesar Rp120 Miliar ke Bareskrim Polri pada tanggal 3 Oktober 2019 lalu.

Dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/0864/X/2019/Bareskrim tanggal 3 Oktober 2019 tersebut sebagai pihak terlapor adalah Mina, Yuwanky dan Hong Koon Cheng alias Kelvin.

Kuasa Hukum PT Hosana Exchange, Alfonso Napitupulu mengatakan laporan kasus tersebut sudah masuk tahap penyidikan di Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

“Awalnya laporan kita itu sebatas pasal 372 dan 378, penipuan dan penggelapan dengan nilai kerugian ratusan miliar. Begitu 372 dan 378 proses lidik, naik gelar perkara menuju sidik, ada penambahan pasal yaitu Undang-undang TPPU(Tindak Pidana Pencucian Uang),” ujar Alfonso kepada Swarakepri lewat sambungan telepon, Selasa(12/2/2020) malam.

Alfonso adanya penambahan pasal tersebut setelah tim penyidik Bareskrim turun ke Batam untuk memeriksa saksi-saksi.

“Penambahan pasal TPPU tersebut sudah dituangkan dalam hasil gelar perkara, dan dalam surat panggilan kepada pihak terlapor,”ujarnya.

Kata Alfonso, peningkatan status ke tahap penyidikan dilakukan pada akhir bulan Desember 2019 lalu.

Menurut Alfonso, penyidik Bareskrim Polri sudah dua kali datang ke Batam untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Saksi Yuwanky diperiksa (Penyidk Bareskrim) tanggal 3 dan 4 Februari kemarin terkait laporan kita. Dia datang bersama keponakannya bernama ZD,”jelasnya.

Alfonso mengatakan, perkembangan penanganan kasus ini menunggu kehadiran Hong Koon Cheng alias Kelvin pada tanggal 27 Februari mendatang.

“Kelvin sudah dipanggil dengan bantuan interpol NCB untuk hadir pada tanggal 27 Februari,”tegasnya.

Ditambahkan bahwa, kerugian yang dialami PT. Hosana Exchange berkisar Rp 120 Miliar.

“Kerugian sekitar Rp120 Miliar, itu sudah diaudit oleh akuntan publik,”pungkasnya.

(RD_JOE)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15% Diversifikasi Strategi di Tengah Gejolak Pasar Global

Kondisi ekonomi global saat ini sedang berada dalam fase yang penuh dengan tantangan akibat munculnya…

32 menit ago

Di Bawah Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Regional III Perkuat Konsolidasi untuk Produksi 2026

Pekanbaru - Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso bersama Operation Head Sori…

36 menit ago

Penampakan Cut and FIll Proyek Green Medina di Batu Besar Nongsa Batam (3)

BATAM - Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam saat ini masih melakukan investigasi terkait perizinan Cut…

8 jam ago

Program Immersion BINUS @Bekasi ke Wuhan: Menembus Batas dan Mengasah Kompetensi Global

Bekasi, Februari 2026 — Di tengah persaingan global yang semakin mengglobal, dunia bisnis kini lebih…

8 jam ago

KAI Daop 9 Jember Gelar Diklap Refreshing PPKA, Perkuat Kompetensi Pengatur Perjalanan Kereta Api

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing…

13 jam ago

Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026

Ajang tahunan Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur menjadi momentum penting bagi…

13 jam ago

This website uses cookies.