Tak berapa lama menjalani perkuliahan di STIA, Said mengikuti tes penerimaan Pegawai dan lulus. Setelah lulus tes, ia diangkat menjadi CPNS pada tahun 1986 dan ditempatkan di Kecamatan Tanjungpinang Timur.
Seiring perjalanan waktu ternyata pada saat mengikuti tes CPNS waktu itu, Said mendapatkan rangking. Karena mendapat rangking tersebut, dia bersama 2 orang rekannya dikuliahkan di APDN.
“Singkat cerita cita-citaku tercapai tapi jalurnya berbeda, coba saya paksa orang tua saya untuk kuliah di Pulau Jawa belum tentu seperti ini keadaan saya sekarang,” ujarnya.
Setelah lulus di APDN (mendapat gelar BA atau sekarang Diploma) Said ditugaskan di kantor Lurah Tanjungbalai (pada saat itu Karimun masih Kecamatan), waktu itu jabatan Said masih sebagai staf. Kemudian ia mengikuti tes lagi di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) untuk mengambil S1.
“Ya, ini sejarah lagi, pada waktu itu kami ada 3 orang dari Karimun yang akan mengambil S1 dan hanya saya yang dari kelurahan yang 2 orang lagi dari kecamatan, awalnya banyak yang meragukan saya karena dari tingkat kelurahan. Tapi kenyataanya saya lulus, hanya saya sendiri dari Kepulauan Riau, dan orang-orang tak menyangka tapi saya yakin pasti ada orang yang mendoakan saya di belakang dan inilah jawaban dari doa-doa tersebut,” tuturnya.
BATAM - Sebanyak 24 Warga Negara Asing(WNA) asal Tiongkok dideportasi melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi(TPI) Bandara…
Pasar aset kripto global baru saja mencatatkan sejarah baru setelah harga Bitcoin berhasil menembus angka…
BATAM - Gudang milik PT Esun International Utama Indonesia yang berada di belakang Edukit Batam…
BATAM - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra mengatakan bahwa…
Lonjakan penumpang dipicu oleh beralihnya masyarakat ke LRT Jabodebek akibat adanya insiden dan penyesuaian operasional…
Topotels Hotels & Resorts menggelar Marcom Awards Q1 2026 sebagai program penghargaan perdana untuk mengapresiasi…
This website uses cookies.