BATAM – Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, Satgas Pangan mewaspadai kenaikan komoditi bahan pokok di wilayah kota Batam.
“Ada 4 komoditi yang kita awasi harganya, telur, bawang merah, cabai dan daging ayam segar,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Batam, Mardanis, pada Jumat (7/12/2018).
Kondisi saat ini, semua ketersediaan bahan pokok di Batam cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Batam mencatat, stok bawang merah di Batam mencapai 310 ton dari total kebutuhan 304 ton/bulan, cabai merah 705 ton dari total kebutuhan 322 ton/bulan, daging ayam ras 2.567 ton dari total kebutuhan 2.029 ton, sedangkan telur ayam tersedia 1.050 ton dari total kebutuhan 785 ton/bulan.
“Semua pasokan, ketersediaan sama kebutuhan itu balance, artinya barang tersedia cukup, cuma harga naik, nah ini kita awasi,” terangnya.
Ia mengungkap harga jual bawang merah yang dipasok dari Brebes dan Ponorogo sudah jauh melebihi dari harga di tingkat distributor.
“Bawang merah itu harga distributor hanya Rp 24.000. Itu yang Satgas Pangan turun,” kata Mardanis.
Sementara, berdasarkan data pemantauan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batam per 7 Desember 2018, bawang merah dijual dengan harga Rp 34.000-Rp 36.000 per kilogram. Kenaikan tersebut sudah terjadi sejak November 2018. Sebelumnya, pada Oktober 2018, harga bawang merah masih di kisaran Rp 25.000-Rp 28.000 per kilogram.
Editor : Siska
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
This website uses cookies.