BATAM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri berhasil menyita narkotika golongan 1 jenis Sabu seberat 37.746,38 Gram selama tahun 2017.
“Seperti yang kita sering ungkapkan bahwa dalam satu Gram itu bisa menyelamatkan 1 jiwa, jadi kalau 37 Kilogram kita bisa menyelamatkan 37 ribu jiwa,” kata Kepala BNNP Kepri yang lama Brigjend Pol. Nixon Manurung, Rabu (27/12/2017).
Kata dia, selalin Sabu, BNNP Kepri juga berhasil memusnahkan Ganja seberat 14.412,16 gram dan Ekstasi sebanyak 398 butir.
“Selama 2017, jumlah tindak pidana narkotika yang Sudah P21 ada 55 kasus, melebih target kita yaitu 22 kasus,” jelasnya.
Lanjutnya, jumlah tersangka yang berhasil ditangkap sebanyak 92 orang dengan jumlah jaringan sindikat narkotika besar seberat 1 Kg ada 8 jaringan, untuk jaringan sedang 2-9 Ons, sekitar 7 jaringan, untuk kecil 1 ons, sebanyak 6 jaringan.
“Untuk aset berupa uang yang disita dalam mata uang RI sebesar Rp31. 000.000, dan dalam mata uang Malaysia RM50 dan Motor Gede (Moge) sebanyak tiga unit,”ujarnya.
Ia menambahkan, 98 persen narkotika yang masuk ke Batam Narkotika berasal dari negara tetangga yaitu Johor.
“Keberhasilan kita memberantas Narkoba ini tidak luput dari keikutsertaan masyarakat dan kerja sama yang baik antar stakeholder terkait lainnya,” tutupnya.
Penulis : Putri Anasyah Tajri
Editor : Roni Rumahorbo
BATAM - Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam saat ini masih melakukan investigasi terkait perizinan Cut…
Bekasi, Februari 2026 — Di tengah persaingan global yang semakin mengglobal, dunia bisnis kini lebih…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing…
Ajang tahunan Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur menjadi momentum penting bagi…
BATAM - Penyidik Unit V Tindak Pidana Tertentu(Tipidter) Satreskrim Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan kasus…
Menjelang bulan suci Ramadan, TMG Hotel Tebet, Marclan Collection, menghadirkan pengalaman Iftar yang mengangkat kebersamaan,…
This website uses cookies.