BATAM-Pemerintah Kota Batam membutuhkan setidaknya 60 orang arsitek untuk mengisi berbagai posisi perencanaan pembangunan di kota yang kini tengah sibuk membenahi infrastruktur itu.
“Kebutuhan arsitek bisa sampai 60 orang untuk regenerasi,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Kamis.
Regenerasi arsitek di Kota Batam sudah terputus dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan pensiunnya beberapa tenaga ahli dan tidak adanya penerimaan posisi arsitektur.
Bila tidak segera diisi, maka ia khawatir tidak akan ada tenaga arsitek demi kepentingan regenerasi di Pemkot Batam.
Padahal, Batam sangat membutuhkan tenaga arsitek untuk merancang pembangunan infrastruktur kota yang sejak beberapa tahun terakhir sedang digalakkan.
Pemkot Batam berupaya meminta tambahan tenaga arsitek kepada pemerintah dalam formasi PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Kalau bisa tiap tahun terima 10 orang,” kata dia.
Selain arsitek, Pemkot Batam juga membutuhkan penambahan ribuan tenaga PPPK untuk guru dan tenaga kesehatan, yang saat ini diisi oleh pegawai honorer.
“Kami butuh 2.000 tenaga guru baik honor maupun pegawai. Kesehatan butuh 1.000,” kata Wali Kota.
Penerimaan PPPK, kata dia, memang memprioritaskan dari tenaga honorer yang sudah ada saat ini.
Mengenai formasi penerimaan PPPK di lingkungan Pemkot Batam, ia menyerahkannya kepada Sekda, yang lebih mengetahui kebutuhan di tiap organisasi perangkat daerah.
Artikel ini disadur dari https://kepri.antaranews.com/berita/57154/pemkot-batam-butuh-60-arsitek
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
BATAM – Perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang beroperasi di Kawasan Industri Tanjung Uncang Kota Batam…
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat strategi rantai pasok…
Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK)…
This website uses cookies.