BATAM – Sidang pembacaan putusan terdakwa Mina dalam kasus dugaan penipuan di PT Hosana Exchage milik pengusaha Amat Tantoso di Pengadilan Negeri Batam berjalan dramatis, Senin(9/9/2019) sore.
Persidangan ini dipimpin Ketua Majelis Hakim Taufik Nainggolan didampingi Hakim Anggota Yona Lamerosa didampingi Hakim Anggota Taufik Nainggolan dan Dwi Nuramanu serta dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Karya So Immanuel Gort.
Pembacaan putusan perkara Mina luput dari pantauan awak media yang sudah menunggu sejak siang di ruang sidang Mudjono Pengadilan Negeri Batam.
Sebelum putusan perkara Mina akhirnya dibacakan Majelis Hakim sekitar pukul 17.05 sore, pengunjung sidang termasuk awak media yang berada di ruang sidang Mudjono sempat diminta keluar oleh Majelis Hakim karena akan digelar sidang tertutup perkara percabulan.
Awak media kemudian keluar dan duduk diruang tunggu di depan ruang sidang Mudjono. Hanya berselang sekitar 3 menit, tiba-tiba terdakwa Mina keluar dari ruang sidang Mudjono didampingi petugas Kejaksaan dan berjalan menuju ke ruang tahanan Pengadilan Negeri Batam.
Jaksa Penuntut Umum(JPU) Karya So Immanuel Gort ketika dikonfirmasi seusai terdakwa Mina keluar dari ruang Mudjono mengungkapkan bahwa Majelis Hakim telah membacakan putusan terhadap perkara terdakwa Mina.
“Divonis 1 tahun,” kata JPU Immanuel Gort.
Humas Pengadilan Negeri Batam, Taufik Nainggolan ketika dikonfirmasi seusai persidangan mengatakan bahwa Majelis Hakim menjatuhkan putusan 1 tahun penjara terhadap terdakwa Mina.
“Satu tahun(putusan), dituntut(JPU) satu tahun setengah,” ujar Taufik yang juga bertindak sebagai Ketua Majelis Hakim dalam perkara terdakwa Mina tersebut.
Taufik menjelaskan hal-hal yang meringankan karena korban Amat Tantoso telah meminta agar hukuman terdakwa diringankan. Terdakwa juga sudah dimaafkan korban.
“Hal-hal yang memberatkan, yang menimbulkan kerugian kepada korban,”pungkasnya.
Seperti diketahui, pada sidang sebelumnya JPU Samsul Sitinjak menuntut terdakwa Mina selama 1 tahun dan 6 bulan penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 374 Jo Pasal 55 Ayat(1) ke-1 KUHP.
Penulis : Jacob
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
This website uses cookies.