Categories: BATAM

Sidang Gugatan HNSI: Ribuan Nelayan di Batam Terdampak Kapal MT Arman 114

BATAM – Ribuan nelayan di empat Kecamatan di Kota Batam mengalami kerugian akibat keberadaan Kapal super tanker MT Arman 114 yang sudah berlabuh di sekitar perairan Batu Ampar sekitar 1 tahun terakhir. Keempat kecamatan tersebut adalah, Batu Ampar, Belakang Padang, Nongsa dan Lubuk Baja.

Hal ini terungkap dalam sidang pembuktian dengan agenda pemeriksaan saksi dan bukti surat atas gugatan Perbuatan Melawan Hukum HNSI Kota Batam terhadap Kapal MT Arman 114 di Pengadilan Negeri Batam, Selasa `13 Agustus 2024.

Kuasa Hukum HNSI Kota Batam, Jacobus Silaban dan Umar Faruk menghadirkan empat orang saksi di persidangan, yakni Ketua DPD HNSI Provinsi Kepri, H. Eko Prihatnanto, Sekretaris HNSI Kota Batam, Azmi Ramadan serta dua orang Nelayan dari Kecamatan Batu Ampar dan Belakang Padang yakni Yahya Baba dan Djasmani Bin Senik.

“Dipersidangan, saksi dari nelayan mengatakan bahwa yang terdampak dari Kapal MT Arman 114 adalah para nelayan yang berada di empat Kecamatan di Batam, yakni Batu Ampar, Belakang Padang, Nongsa dan Tanjung Uma Lubuk Baja,” kata Kuasa Hukum HNSI Batam, Umar Faruk kepada SwaraKepri seusai persidangan, Selasa(13/8).

Kata dia, saksi dari nelayan mengaku para nelayan yang ada mengalami kerugian besar, diantaranya untuk pemasangan jaring. Selain itu lalu lintas nelayan juga terganggu dengan adanya kapal MT Arman 114.

“Tadi kita tanyakan kepada saksi berapa jumlah anggota HNSI di empat kecamatan tersebut dan disampaikan ada sekitar 1000 an nelayan. Kalau anggota di seluruh Provinsi Kepulauan Riau(Kepri) sekitar 150 ribu nelayan, di Kabupaten Natuna ada 15 ribu nelayan.

Umar Faruk juga mengatakan Ketua DPD HNSI Provinsi Kepri, H. Eko Prihatnanto dalam keterangannya menyampaikan bahwa gugatan terhadap Kapal MT Arman 114 ini diajukan ke Pengadilan Negeri Batam atas perintah dari HNSI Pusat.

“Tadi kita tanyakan juga kepada saksi Ketua DPD HNSI Provinsi Kepri apakah ada instruksi tertulis atau penunjukan dari DPD HNSI Provinsi Kepulauan Riau untuk mengajukan gugatan di pengadilan? Disampaikan bahwa DPD HNSI Kepri menunjuk DPC HNSI Kota Batam untuk melakukan langkah hukum atau gugatan,”ujarnya.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Dinamika pasar keuangan sering kali diwarnai oleh periode ketidakpastian yang dipicu oleh krisis ekonomi, gejolak…

9 jam ago

Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional

Kisah inspiratif datang dari seorang pemuda asal Garut, Ghazi Abdullah Muttaqien, yang berhasil menorehkan prestasi…

10 jam ago

Perkuat Struktur Pendanaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi pada Semester II-2026

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus menyiapkan langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis…

11 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 75ribu Pelanggan Selama Libur Panjang May Day, Okupansi KA Capai 107,3%

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja positif selama periode libur…

11 jam ago

Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek

KAI mencatat 1.086 barang tertinggal di LRT Jabodebek sepanjang April 2026, naik 6,5% dibanding Maret…

11 jam ago

Polisi Bantu Imigrasi Ungkap Kasus Scam Trading Libatkan 210 WNA di Apartemen Batam

BATAM - Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau(Kapolda Kepri), Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan bahwa tim…

23 jam ago

This website uses cookies.