TANJUNGPINANG – Penyidikan kasus dugaan penggelapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan(BPHTB) di Badan Pengelola Pajak dan Distribusi Daerah(BP2RD) Kota Tanjungpinang terus bergulir.
Kejaksaan Negeri Tanjungpinang masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi. Hari ini(Kamis), Jaksa memanggil mantan Kabid Penetapan Pajak di BP2RD Kota Tanjungpinang berinisial IW untuk dimintai keterangan.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang Ahelya Abustam, melalui Kasintel Rizky Rahmatullah mengatakan, mantan Kabid Penetapan Pajak di BP2RD Tanjungpinang tersebut dimintai keterangan sekitar pukul 09.00 WIB pagi.
“Hari ini ada lanjutan pemeriksaan saksi, hanya ada satu orang yang kita undang untuk dimintai keterangannya, yang kita panggil ini pernah menjabat sebagai Kabid di BP2RD kota Tanjungpinang berinisial IW,”ujarnya, Kamis(30/1/2020) siang.
Baca Juga: Belum ada Tersangka Kasus Pajak BPHTB, Ini Penjelasan Kejari Tanjungpinang
Rizky menjelaskan, saksi ditanyakan seputar tugasnya saat menjabat sebagai Kabid Penetapan Pajak di BP2RD Tanjungpinang.
“Materi yang kita tanya seputar tugasnya saja pada saat dia menjabat sebagai Kabid Penetapan Pajak di BP2RD Tanjungpinang, kemudian mekanisme dan tata cara pengelolaan pajak BPHTB,” ucapnya.
Kata Rizky, penyidikan kasus ini hampir rampung dan dalam waktu dekat akan segera ditetapkan tersangka.
“Untuk kasus BPHTB, perkaranya sudah mulai sampai keujung, semoga dalam waktu dekat bisa kita menetapkan tersangka, sambil mengunggu hasil perhitungan kerugian Negara yang kita minta ke BPKP Kepri,” jelasnya.
Meski demikian lanjut Rizky, pihaknya masih tetap kembali memanggil saksi-saksi yang berkaitan dengan kasus BPHTB ini.
(Ismail)
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
BATAM – Perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang beroperasi di Kawasan Industri Tanjung Uncang Kota Batam…
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat strategi rantai pasok…
Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK)…
This website uses cookies.