BATAM-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepri meminta pasangan calon (Paslon) yang ingin mendaftar sengketa ke Bawaslu supaya mengoptimalkan aplikasi Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa (SIPS).
“Aplikasi ini merupakan sistem yang sudah dibuat oleh Bawaslu RI untuk memudahkan peserta Pemilu yang ingin mengajukan penyeleasaian sengketa,” kata Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Kepri, Rosnawati saat sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa (SIPS) di ASTON Batam Hotel & Residences pada Rabu (14/10/2020).
Rosnawati mengakui memang ada dua mekanisme permohonan pendaftaran penyelesaian sengketa Pemilu, yakni langsung dan tidak langsung. Namun karena saat ini masih situasi pandemi Corona, pihaknya menganjurkan pendaftaran secara online maupun tidak langsung.
“Lebih baik mengajukan permohonan secara tidak langsung melalui apkikasi SIPS karena situasi saat ini juga masih masa pandemi,” ujarnya.
Ia yakin melalui aplikasi ini seluruh proses penerimaan permohonan akan transparan, dan terbuka shingga publik juga bisa mengaksesnya.
Selain itu, SIPS juga alternatif kepada para paslon, apalagi yang ada di luar daerah. Terlebih lagi letak geografis Kepri terdiri dari pulau-pulau.
“Ini sangat membantu, terutama yang berada di pulau. Dengan adanya aplikasi ini bisa memasukkan permohon terlebih dahulu.
Ia menambahkan, maksud sosialisasi aplikasi ini supaya masyarakat luas terutama para peserta pemilu tidak asing lagi saat diperhadapkan dengan SIPS.
“Supaya para paslon tidak asing lagi mendengar aplikasi ini saat mengajukan permohonan,” tutupnya.
Hadir sebagai narasumber sosialisasi SIPS, Tim Asistensi Bawaslu RI Adityan Nugroho; Direktur UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Syopiansyah Jaya Putra./Ron
Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan…
Jakarta, 3 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) segara gencar menghadirkan program…
Jakarta, 6 Juli 2026 – Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) BPK di atas 90%…
Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan…
Riset embodied AI dan pengembangan algoritma robotika membutuhkan platform fisik yang bisa menguji kontrol gerak,…
This website uses cookies.