Kontestan Miss Universe Indonesia Priskila Ribka Jelita (kanan) berbicara didampingi ibunya, Maria Napitupulu, pada 15 Agustus 2023. AP
Lisensi organisasi penyelenggara Indonesia dicabut karena dinilai tidak penuhi standar etika.
JAKARTA – Mereka bermimpi menjadi duta bangsa di panggung dunia dan dinobatkan sebagai ratu sejagat. Namun bagi sebagian perempuan yang berlaga di kontes Miss Universe Indonesia awal bulan ini, angan-angan itu kini adalah mimpi buruk.
Tujuh dari 30 finalis kontes Miss Universe Indonesia telah mengajukan pengaduan pelecehan seksual kepada polisi, dengan tuduhan bahwa penyelenggara memaksa mereka melepas pakaian dan difoto.
Skandal tersebut telah memicu protes dan perdebatan publik tentang hak dan martabat perempuan di Indonesia, negara mayoritas Muslim dimana kontes kecantikan adalah ajang yang populer namun kontroversial.
Beberapa aktivis mengatakan kontes kecantikan bisa memberdayakan perempuan jika tidak difokuskan hanya pada fisik. Yang lain mengatakan lomba seperti itu tidak baik dan bertentangan dengan budaya Indonesia.
“Kontes kecantikan bisa menjadi cara untuk memberdayakan perempuan, asalkan fokus pada kreativitas, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, bukan hanya kecantikan fisik,” kata Dwi Rubiyanti Khalifah, perwakilan dari Asia Muslim Action Network (AMAN), sebuah jaringan regional dari kelompok hak-hak perempuan.
Dia mengatakan ada banyak cara untuk mengekspresikan pemberdayaan perempuan dan penting untuk memastikan bahwa perempuan tidak dieksploitasi dalam kontes kecantikan.
“Setiap kontes yang melanggar prinsip-prinsip ini harus dikutuk,” katanya.
Melissa Anggraini, pengacara para korban, mengatakan kliennya terkejut dan terhina dengan perlakuan yang mereka terima pada 1 Agustus, dua hari sebelum grand final acara tersebut.
“Sebenarnya korbannya sendiri itu dari keterangan yang kami dapatkan 30 orang. Artinya 30 orang ini semuanya adalah finalis kontestan Miss Universe Indonesia (menjadi korban),” ujarnya kepada BenarNews.
“Dari 30 orang tidak semua yang difoto. Berdasarkan yang saya dengar ada lima orang yang difoto di bagian yang ada selulit, tato, scars,” kata Melissa.
Page: 1 2
JAKARTA — PT Freeport Indonesia (PTFI), sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MINDID, terus…
Di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi global, muncul satu nama dari Indonesia yang menghimpun perhatian banyak…
Satu Tahun Hadir, First Club Berbagi 1.000 Sembako untuk Warga Sekitar BATAM - First Club…
MAXi Yamaha terus menghadirkan berbagai kejutan spesial pada awal tahun ini. Selain sukses menggebrak pasar…
PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…
KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program tanggung jawab…
This website uses cookies.