Categories: NASIONAL

Soal Tax Amnesty, Eric : Pemerintah Tak Perlu Pusingkan Singapura

JAKARTA – Langkah Menteri Keuangan Sri Mulyani yang meminta penjelasan ke Pemerintah Singapura dinilai sudah benar oleh Ekonom Senior Kenta Institute, Eric Alexander Sugandi.

 

Hal ini terkait rencana Perbankan Singapura yang akan melaporkan warga negara Indonesia (WNI) yang menyimpan dana maupun asetnya di Singapura, yang akan mengikuti program tax amnesty.

 

Laporan yang akan disampaikan kepada Financial Action Task Forces (FATF )tersebut dikabarkan dapat menjadi dasar bagi kepolisian Singapura untuk melakukan investigasi atas keterlibatan peserta tax amnesty dalam kegiatan kriminal penghindaran pajak.

 

“Pemerintah tidak perlu terlalu pusingkan Singapura, fokus saja di implementasi tax amnesty,” kata Eric di Jakarta, Minggu (18/9/2016).

 

Ketika ditanya apakah hal tersebut bisa diisyaratkan sebagai langkah Singapura menjegal tax amnesty, Eric mengaku, sependapat dengan analisa tersebut. Meski pemerintah Singapura sudah membantah ada niat menjegal program tax amnesty. “Inisiatif mungkin dianggap datang dari perbankan, bukan dari pemerintah,” katannya.

 

Dia melihat perbankan Singapura khawatir akan ada outflows dana dari WNI yang diparkir di Singapura ke Indonesia sehingga kuras likuiditas mereka.

 

Lebih lanjut dia mengatakan, apa yg bisa dilakukan kemenkeu adalah merevisi target penerimaan tax amnesty ke level yg lebih realistis jika target sekarang dipandang terlalu tinggi, memperpanjang deadline jika diperlukan, dan menonjolkan aspek insentif untuk bujuk wajib pajak (WP).

 

Selain itu, pemerintah juga harus memberikan penjelasan teknis sampak detail dalam proses sosialisasi agar wp tidak bingung.

 

“Sudah lumayan yang masuk, walau masih jauh dari target,” tuturnya.

 

Berita Satu

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…

7 jam ago

Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Dju Seng Lanjut ke Pembuktian

BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…

9 jam ago

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

12 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

12 jam ago

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…

12 jam ago

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

12 jam ago

This website uses cookies.