JAKARTA-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerimaan pajak sangat penting bagi keuangan negara. Oleh karenanya ia mengimbau agar semua masyarakat yang sudah memiliki penghasilan untuk membayar pajak.
Ia menyebutkan penghasilan tidak hanya yang didapatkan dari bekerja di kantor saja tapi juga dari segala jenis seperti dari Youtube maupun penjualan lainnya.
Hal ini disampaikan kepda siswa SD-SMP dalam kegiatan Kementerian Keuangan Mengajar 2020 yang dilakukan secara virtual, Senin (30/11/2020).
“Nanti kalau sudah besar, bekerja, peduli ke negara dengan bayar pajak, kalau bisa bekerja, bahkan nggak usah besar, sekarang anak kecil yang bisa jadi bintang, bisa dapat pendapatan, dari Youtube, itu jangan lupa tetap bayar pajak,” kata dia.
Menurutnya, membayar pajak sangat penting untuk pembangunan bangsa dan menjalankan perekonomian. Tanpa pajak, pemerintah tidak bisa membangun jalan tol, bandara hingga listrik untuk menerangi daerah-daerah terpencil di Indonesia.
“Untuk apa sih? untuk negara kita, bukan untuk Sri Mulyani, untuk negara kita. Untuk bayar sekolah, jalan, listrik, telpon, internet, butuh pembiayaan luar biasa,” jelasnya.
Bendahara negara ini menekankan, membayar pajak juga sangat penting untuk membantu sesama masyarakat. Karena dengan uang pajak pemerintah bisa melakukan belanja dan memberikan bantuan bagi masyarakat miskin.
“Juga untuk bantu rakyat kita sendiri,” tegasnya.
Sumber: CNBC Indonesia
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.