Categories: BATAM

Sudah Bayar Retribusi Rp6,7 Miliar ke Pemerintah Batam Tetap Dituntut JPU, Advokat Refman Basri Ajukan Pledoi

BATAM – Kejaksaan Negeri Batam menuntut PT Musim Mas yang diwakili oleh Gunawan Siregar selaku Direktur Utama PT Musim Mas terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) yakni melakukan pembuangan (dumping) limbah B3 Spent Bleaching Earth(SBE) di TPA Telaga Punggur, pada persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis 11 Juli 2024 lalu.

Pada persidangan Kamis 18 Juli 2024, PT Musim Mas mengajukan nota pembelaan(pledoi) atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersebut. Penasehat Hukum PT Musim Mas, Refman Basri seusai persidangan menjelaskan kepada SwaraKepri isi dari nota pembelaan(pledoi) yang sudah dibacakan di persidangan.

Kata dia, merujuk pada ketentuan Pasal 188 Ayat (1) dan (2) KUHAP dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan Petunjuk, adalah “Perbuatan, kejadian atau keadaan, yang karena persesuaiannya, baik antara satu dengan yang lain, maupun dengan tindak pidana itu sendiri, menandakan bahwa telah terjadi suatu tindak pidana dan siapa pelakunya,” Selanjutnya Petunjuk tersebut hanya dapat diperoleh dari Keterangan Saksi, Surat, dan Keterangan Terdakwa.”

Apabila dikaitkan antara keterangan-keterangan saksi dan ahli dengan bukti surat maupun terdakwa PT Musim Mas di persidangan dan saksi yang meringankan, maka diperoleh petunjuk bahwasanya PT Musim Mas dalam menjalankan kegiatan usaha telah memiliki Surat Izin Lingkungan dan Surat Kelayakan Lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku dari Pemerintah RI khususnya Pemerintah kota Batam (Wali Kota Batam).

“Spent Bleaching Earth (SBE) PT Musim Mas diangkut oleh PT Earlangga Jaya yang telah memperoleh izin dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kota Batam ke TPA Telaga Punggur dan PT Earlangga Jaya bertanggungjawab untuk pengelolaannya ditempat Pembuangan TPA Telaga Punggur,” ungkapnya.

Page: 1 2 3

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Argumen Penutup Bowie Yoenathan di Sidang Kasus Lahan Pulau Rempang

BATAM - Mantan Direktur PT.Agrilindo Estate, Bowie Yoenathan menyampaikan argumen penutup atau closing statement pada…

4 jam ago

Universitas Amikom Yogyakarta Hadirkan Creative Economy Park, Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif dalam Satu Ekosistem

Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia. Berdasarkan data Badan…

4 jam ago

Artificial intelligent summit –Indonesia 2026: 16th JULY 2026 AYANA Midplaza Jakarta, Indonesia

Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin dalam bidang Kecerdasan Buatan. Pada 16 Juli…

4 jam ago

Cara Mengatur Penghasilan Freelance yang Tidak Tetap

Bekerja sebagai freelancer menawarkan fleksibilitas, tetapi penghasilannya sering kali tidak tetap. Karena itu, cara mengatur…

5 jam ago

Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

MIND ID Grup memperkuat penerapan ekonomi sirkular di sektor pertambangan dengan memanfaatkan lebih dari 1…

5 jam ago

ONESIA Gelar Rangkaian Kegiatan Sosial, Kenalkan AI kepada Anak-anak hingga Dukung Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80

ONESIA menggelar rangkaian kegiatan sosial pada akhir Juni 2026 melalui dua agenda yang berfokus pada…

6 jam ago

This website uses cookies.