Categories: BATAM

Supir Lori Ngaku Dikeroyok Oknum Bea Cukai di Punggur Batam, Lapor ke Polisi

BATAM – Sukarman(48), seorang pria warga Tanjungpinang mengaku dikeroyok oleh sejumlah oknum petugas Bea Cukai Batam di Pos Bea Cukai Telaga Punggur pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul sekitar pukul 13.00 WIB.

Atas kejadian tersebut, pria asal Pacitan Jawa Timur yang bekerja sebagai supir lori (buruh harian lepas) ini membuat Laporan Polisi (LP) ke Sentra Pelayanan Polresta Barelang dengan Nomor: LP/B/59/II/2026/SPKT/POlRESTABARELANG/POLDA KEPULAUANRIAU, pada Jumat 13 Februari 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.

 

Setelah membuat Laporan Polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu(SPKT) Polresta Barelang, Sukarman kemudian menjalani pemeriksaan di Unit V Satreskrim Polresta Barelang.

Pada saat istirahat pemeriksaan, pada Jumat 13 Februari 2026 sekitar pukul 19.00 WIB, Sukarman menjelaskan kronologi kejadian dugaan pengeroyokan yang diadukan tersebut kepada SwaraKepri.

@swarakepritv Supir Lori Ngaku Dikeroyok Oknum Bea Cukai di Punggur Batam, Lapor ke Polisi Sukarman(48), seorang pria warga Tanjungpinang mengaku dikeroyok oleh sejumlah oknum petugas Bea Cukai Batam di Pos Bea Cukai Telaga Punggur pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul sekitar pukul 13.00 WIB. Atas kejadian tersebut, pria asal Pacitan Jawa Timur yang bekerja sebagai supir lori (buruh harian lepas) ini membuat Laporan Polisi (LP) ke Sentra Pelayanan Polresta Barelang dengan Nomor: LP/B/59/II/2026/SPKT/POlRESTABARELANG/POLDA KEPULAUANRIAU, pada Jumat 13 Februari 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah membuat Laporan Polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu(SPKT) Polresta Barelang, Sukarman kemudian menjalani pemeriksaan di Unit V Satreskrim Polresta Barelang. Pada saat istirahat pemeriksaan, pada Jumat 13 Februari 2026 sekitar pukul 19.00 WIB, Sukarman menjelaskan kronologi kejadian dugaan pengeroyokan yang diadukan tersebut kepada SwaraKepri. #batam #beacukaibatam #bataktiktok ♬ suara asli – SwaraKepriTV

Ia menguraikan bahwa kronologi kejadian berawal pada Kamis 5 Februari 2026 lalu. Saat itu ia berencana akan menyeberang dari Batam ke Tanjungpinang membawa lori berisi tiga mesin rumput dan satu kompor gas.

Sukarman saat memberi keterangan kepada wartawan, Jumat malam

“Waktu saya bawa tiga mesin rumput dan satu kompor gas dari Batam ke Pinang. Saat diperiksa petugas Bea Cukai saya bilang kosong(muatan). Setelah ketahuan bawa mesin rumput, saya takut lori ditahan, dan kemudian saya kabur keluar pelabuhan,”bebernya.

Kata dia, saat kabur dari pemeriksaan tersebut, salah seorang petugas Bea Cukai masih berada diatas lori.

“Salah satu petugas masih tergantung di bak lori. Sesampai diatas(area pelabuhan), saya turunkan petugas tersebut. Setelah itu lori saya parkirkan di dekat Pelabuhan punggur. Barang itu(mesin rumput dan kompor gas) masih di dalam lori. Setelah itu saya langsung pulang ke Tanjungpinang karena takut,”jelasnya.

Kemudian pada Senin 9 Februari 2026, ia mengaku kembali lagi ke Batam dikarenakan ada temannya yang akan menyewa lori tersebut.

“Tanggal 9 saya ke Batam lagi, karena ada kawan yang mau sewa lori itu menggunakan dokumen 01. Muatan tiga mesin rumput dan satu kompor gas kemudian saya turunkan di dekat Kantor Karantina,”terangnya.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

1 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

3 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

4 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

5 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

5 jam ago

Dua Saksi Ahli Beda Pendapat Soal Legal Standing BP Batam di Sidang Bowie Yoenathan

BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…

17 jam ago

This website uses cookies.