BATAM – Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pariwisata Kepri menargetkan jumlah kunjungan wisatawan asing (Wisman) ke Kepri sebanyak 2,4 juta orang pada tahun 2019 mendatang.
“Tahun 2019, target kunjungan Wisman di Kepri 2,4 juta orang, target nasional kunjungan Wisman ke Kepri 4 juta orang,” terang Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar, pada Selasa (04/12/2018).
Hingga saat ini, Buralimar mengatakan Pemprov Kepri terus mendorong semua unsur yang bergerak di bidang pariwisata untuk membuat event yang dapat menarik wisatawan berkunjung ke provinsi Kepri.
BPS Kepri mencatat jumlah kunjungan Wisman selama periode Januari-Oktober 2018 sudah mencapai angka 2.095.221 orang atau naik 23,22 persen dibandingkan jumlah kunjungan Wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 1.700.349 kunjungan.
Dengan pencapaian tersebut, Pemprov Kepri optimis jumlah kunjungan Wisman di Kepri pada tahun 2018 dapat mencapai target yang ditetapkan sesuai RPJMD Provinsi Kepri, yakni sebesar 2.225.000 orang.
“November 2018, target kunjungan Wisman di atas 200 ribu orang, kunjungan Wisman pada Desember juga di atas 200 ribu orang, kan sudah tercapai itu sampai 2,4 juta orang dari target 2,2 juta,” ungkap Buralimar.
Meskipun demikian, Ia tidak menampik bahwa jumlah kunjungan Wisman di Kepri pada tahun 2018 masih belum mencapai target nasional yang menetapkan jumlah kunjungan Wisman ke Kepri sebesar 3,4 juta orang.
Editor : Siska
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.