BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus mempercepat pengembangan Taman Rusa Sekupang. Taman yang awalnya diperuntukan sebagai fasilitas olahraga pegawai BP Batam tersebut kini bakal dijadikan sebagai ikon wisata baru di Provinsi Kepri.
Dengan mengusung konsep “Smart and Green Garden”, sejumlah fasilitas baru pun telah diresmikan guna mendukung pengembangan saat ini.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui General Manager Hunian Gedung, Agribisnis, dan Taman BP Batam, Herawan, menjelaskan bahwa pembangunan yang saat ini sedang berlangsung sudah memasuki tahap keempat.
“Yang sudah berjalan kemarin itu tahap ketiga, seperti pembuatan kolam koi, air mancur, dan perbaikan areal jogging track. Sekarang mau masuk ke tahap 4, nantinya juga akan dibangun semacam teater di sana,” ujarnya, Selasa (21/3/2023) lalu.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, saat meresmikan Kebun Edukasi di Taman Rusa Sekupang
Ia juga mengungkapkan, Taman Rusa Sekupang akan dilengkapi pula dengan Food and Beverage (F&B) Service ke depannya.
Pengembangan ini pun selaras dengan arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang ingin menjadikan Taman Rusa Sekupang sebagai pendukung kemajuan sektor pariwisata Kota Batam.
“Ini sebagai antisipasi kebutuhan pengunjung yang datang. Hal ini tak terlepas dari prospek kawasan yang cukup bagus dan segmennya juga sudah kelihatan,” bebernya lagi.
Sejak diresmikan tanggal 18 Maret 2022 lalu, pengelolaan Taman Rusa Sekupang mampu menghasilkan sekitar Rp 2,7 miliar. Hampir menyentuh angka Rp 3 miliar.
Terhitung dari 18 Maret sampai 31 Desember 2022, keuntungan yang dihasilkan sekitar Rp 2,362 miliar. Sedangkan pendapatan dari bulan Januari sampai awal Maret 2023 sekitar Rp 360 juta.
“Kita pun masih akan terus menambah destinasi wisatanya. Sehingga masyarakat pun banyak pilihan saat datang,” pungkasnya.
Taman Edukasi Hadir di Taman Rusa Sekupang
Selain sebagai tempat bermain atau rekreasi keluarga, Taman Rusa Sekupang juga menghadirkan taman atau kebun edukasi bagi para pengunjung.
Menurut Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan, taman edukasi dibangun karena banyaknya pelajar yang mengunjungi Taman Rusa pada akhir pekan.
Tidak hanya diperuntukan kepada pelajar, taman edukasi itu juga bisa dinikmati oleh masyarakat umum.
Teknik budidaya tanaman dengan sistem hidroponik, tanaman langka, cara membuat pupuk kompos, sawah, serta sistem daur ulang air hingga listrik dari tenaga surya menjadi pelajaran penting yang bakal didapat para pengunjung.
“Ini kami harapkan akan menjadi satu loncatan kedepannya, sehingga Taman Rusa ini semakin maju,” terang Binsar.
Ia mengungkapkan, BP Batam juga akan terus mengembangkan sejumlah fasilitas baru dalam waktu dekat.
Sehingga, pihaknya mengharapkan dukungan dan peran serta dari seluruh stakeholder ke depannya.
Selain taman atau kebun edukasi, fasilitas baru yang dibuka adalah kolam koi dan kolam pemancingan untuk seluruh pengunjung.
“Dengan adanya penambahan fasilitas baru ini, diharapkan bisa menjadi daya tarik lebih untuk dikunjungi ke depannya,” pungkasnya./Humas BP Batam
Kedutaan Besar India di Jakarta melalui Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC) memperluas kerjasama pendidikan dengan Universitas…
Ambisi Indonesia untuk memutus rantai ketergantungan pada bahan bakar fosil kini menemukan titik tumpu baru…
Di era transformasi digital yang serba cepat, integritas organisasi menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Praktik…
Tokocrypto menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan industri kripto nasional melalui penguatan edukasi masyarakat. Langkah ini…
Certify Inc. mengumumkan bahwa negara pelaksana tes kemampuan bahasa Jepang "Practical Japanese Communication Test Bridge…
Raksasa teknologi Alphabet Inc. mengejutkan pasar dengan laporan keuangan kuartal pertama 2026 yang jauh melampaui ekspektasi —…
This website uses cookies.
View Comments