BATAM – PT GMU berjanji akan memberikan kompensasi kepada warga Baloi Kolam yang terdampak insiden amblasnya tanah timbunan milik perusahaan pada Sabtu(29/8/2020) sidang.
Hal ini diungkapkan oleh Herianto selaku perwakilan perusahaan kepada SwaraKepri, Sabtu (29/8/2020) malam.
“Kesepakatan tadi di lapangan bersama pak RT dan RW, kami meminta warga untuk membuatkan list warga yang terdampak dari longsor tersebut. Kemudian hari Senin nanti kita bahas kembali bersama warga untuk menyelesaikan hal tersebut,” ujar pria berpostur tinggi tersebut.
Ia mengaku baru mengetahui insiden amblasnya tanah timbunan tersebut sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung menuju ke lokasi untuk melihat keadaan yang sebenarnya di lokasi tersebut.
“Saya tahu kabarnya itu sekitar jam setengah tiga, saya turun langsung kesana. Ketika itu saya dapat perintah langsung General Manager (GM) untuk mensurvei lokasi terkait kerusakan rumah warga yang ada disana,” ungkapnya.
“GM minta untuk di buat list, tadi kami juga memberikan sembako kepada warga,”lanjutnya.
Ia menegaskan, pasca insiden tersebut pihaknya sementara menghentikan aktivitas penimbunan di lokasi tersebut demi menjaga keselamatan warga disekitar lokasi.
“Untuk sekarang aktivitas penimbunan kita stop dulu dan itu pasti. Kita tidak boleh nimbun lagi, kasihan masyarakat disana. Untuk sementara terkait adanya tergenang air di dekat lokasi rumah warga juga akan segera kita selesaikan. Nanti pekerja kita yang disana kita suruh buat pengaliran air,” jelasnya.
Ia kembali menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan kompensasi kepada warga yang terkena dampak.
“Jadi untuk kompensasi kepada masyarakat itu tetap kita harus lakukan. Bentuk kompensasinya nanti setelah kita mendapatkan list dari warga. Kita rapatkan lagi dengan GM perusahaan kita. Setelah dapat hasilnya baru kita turun kembali ke lokasi bersama dengan Manajemen perusahaan untuk menyelesaikannya kepada warga,” pungkasnya.
(Shafix)
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
This website uses cookies.