Categories: BATAM

Tangerang Selatan akan Adopsi Sistem Tapping Box Batam

BATAM-Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany akan mengadopsi sistem kerjasama Pemerintah Kota Batam dengan Bank Riau Kepri dalam penerapan alat perekam transaksi (tapping box).

Hal ini disampaikan usai kunjungannya ke Kantor Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Batam di Batam Centre, Rabu (23/1/2019).

“Tapping box di Tangerang Selatan belum dimaksimalkan. Di Batam luar biasa. Apalagi dengan konsep tak gunakan APBD, tapi kerja sama dengan bank yang ada di Batam. Tak gunakan APBD, berarti mengurangi pembiayaan. Itu patut kita contoh. Bagaimana kerja sama pemerintah dengan bank di daerah,” kata Airin.

Ia berharap semoga apa yang sudah diterapkan di Batam bisa juga dilaksanakan di Tangerang Selatan. Dan semoga bank yang ada di wilayah kerjanya juga berkomitmen membantu pemerintah kota untuk pemanfaatan teknologi ini.

“Tahun 2019 target kami, Tangerang Selatan, tingkatkan potensi PAD (pendapatan asli daerah). Batam adalah kota yang berhasil tingkatkan potensi PAD dengan konsep tapping box dan teknologi. Inovasi Kota Batam akan kita tiru dengan penyesuaian kondisi di Tangerang Selatan. Sehingga insya Allah, mudah-mudahan potensi PAD di Tangerang Selatan bisa meningkat dan lebih baik,” ujarnya.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan sejak pemasangan tapping box, pendapatan daerah dari empat sektor pajak daerah meningkat signifikan. Pada November dan Desember, pendapatan dari empat sektor pajak daerah ini naik 20 persen.

“Dua bulan 20 persen. Berarti dalam setahun bisa naik 100 persen lebih,” tuturnya.

Kepala BPPRD Batam, Raja Azmansyah mengatakan sampai akhir 2018 lalu telah terpasang 400 tapping box pada hotel, restoran, tempat hiburan, dan parkir khusus. Tahun ini rencananya akan dilanjutkan ke 1.100 tempat usaha lainnya.

“PKS (perjanjian kerja sama) kita dengan Bank Riau Kepri itu 1.500 tapping box sampai 2021. Tapi kita targetkan tahun 2019 ini selesai semua. Tahun ini kita minta 1.200 lagi. Pemasangannya menunggu kontrak baru,” kata Azman.

Adapun realisasi pajak hotel di sepanjang 2018 mencapai Rp 108,854 miliar. Atau 101,59 persen dari target Rp 107,147 miliar.

Kemudian pajak restoran terkumpul Rp 72,613 miliar atau 105,85 persen dari target Rp 68,600 miliar. Dan pajak hiburan sebesar Rp 31,121 miliar atau 106,62 persen dari target Rp 29,190 miliar.

Sementara pajak parkir yang terkumpul yakni Rp 10,978 miliar. Atau 91,49 persen dari target Rp 12 miliar. Namun dibanding 2017, angkanya meningkat dari realisasi Rp 6,9 miliar.

 

 

 

 

 

Sumber : MCB
Editor     : Siska

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Bea Cukai Batam Beberkan Alasan Penerbitan SPPB 90 Kontainer Limbah Elektronik asal AS

BATAM - Proses penanganan limbah elektronik atau e-waste asal Amerika Serikat yang berada di Pelabuhan…

54 menit ago

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

4 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

7 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

9 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

10 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

10 jam ago

This website uses cookies.