Categories: HUKUM

Tanggapan Direktur PT DJM usai Dilaporkan ke Polisi oleh Komisaris

BATAM – Pasca dilaporkan oleh Komisaris PT DJM, Ari Aditama ke Polda Kepri atas dugaan pelanggaran pasal 266 KUHP (menempatkan keterangan palsu dalam akta otentik) jo 372 KUHP (penggelapan dana perusahaan). Direktur PT DJM, LH akhirnya buka suara atas permasalahan tersebut.

“Sebenarnya ini masalah kesalahan komunikasi saja tentang invoice pemasukan perusahaan. Bahkan semenjak masalah ini kita (Komisaris PT DJM dan dirinya) belum pernah bertemu atau ngobrol. Namun beliau (Komisaris) telah melakukan hal-hal diluar konteks permasalahan dengan bercerita ke mana-mana kepada orang lain. Padahal, rumah kami bertetanggaan,” ungkap, LH kepada SwaraKepri di salah-satu cafe di Sukajadi, Batam Center, Senin 5 Mei 2023.

“Bahkan yang membuat saya bingung adalah saya dan beliau belum pernah ngobrol tentang masalah ini, namun orang lain pula yang lebih tahu masalahnya dari pada saya sendiri. Terkait saya dituding menggelapkan dana perusahaan itu tidak benar, karena saya tidak ada menggelapkan dana perusahaan. Itu semua (Dana Perusahaan) ada dalam rekening perusahaan semua dan itu jelas ada rekapnya dan sudah saya serahkan juga ke Polda Kepri pada saat saya dimintai konfirmasi oleh penyidik,” ungkapnya lagi.

Kata dia, untuk rekening perusahaan yang memegang memang dirinya bersama Komisaris perusahaan. Hal itu disebabkan, karena partner bisnisnya ini merupakan seorang pekerja kapal yang banyak menghabiskan waktu di laut. Guna mempermudah menjalankan bisnis ini, kedua belah pihak bersepakat rekening tersebut dipercayakan dipegang juga oleh Direktur perusahaan.

“Selama perusahaan berjalan, memang ada beberapa pembayaran yang macet beberapa bulan belum dibayarkan oleh klien. Sementara perusahaan operasional nya harus tetap jalan. Untuk lebih mudahnya bisa saja beliau (Komisaris) menanyakan langsung ke admin perusahaan yang merupakan keponakannya. Kan admin juga tau ke mana alur dana perusahaan tersebut,” bebernya.

“Makanya saya heran juga, kenapa bisa sampai sejauh ini. Mau menyelesaikan masalah uang atau cuma hanya ingin menjelekkan nama saya secara pribadi. Ini kan hal yang berbeda, kalau ingin menyelesaikan masalah uang, mari kita selesaikan. Tetapi ini saya menilai (masalah tersebut) lebih ke arah merusak nama saya secara pribadi,” tegasnya.

Menurutnya, permasalahan ini membuat dirinya keheranan, mengapa rekan bisnisnya ini sampai bertindak sedemikian rupa tanpa melakukan komunikasi dulu dengan ia selaku Direktur di perusahaan tersebut.

“Kecuali uang perusahaan habis, nyatanya dalam rekening perusahaan masih ada uangnya. Setahu saya sisa uang dalam rekening perusahaan itu ada Rp 100 juta. Namanya rekening kan tergantung kita kapan mau ditarik dan hal ini ada semua kok dan sudah saya serahkan semua ke Polda Kepri. Karena hal itu yang diminta oleh penyidik. Ada berapa total invoice?, ada berapa total belanja perusahaan?. Semuanya sudah saya serahkan,” jelasnya lagi

Lanjut kata dia, jika ditanya apakah ada hasil dari usaha bersama yang dijalankan dirinya bersama partnernya ini?, Tentu saja hasilnya ada sebagai buktinya itu ada pembayaran dari klien, dan bisa menggaji karyawan, serta menyewa kantor.

“Cuma namanya usaha tidak ada yang bisa memastikan semuanya bisa selalu lancar. Sementara itu, terkait katanya dari lima invoice hanya tiga yang dibayarkan itu juga tidak benar. Karena semuanya sudah masuk ke rekening dan hal ini juga telah tercatat di situ. Padahal saya juga telah menunjukkan buktinya kepada beliau, tapi masih juga dipermasalahkan,” terangnya.

Selain itu, terkait dengan proses hukum, LH mengaku akan mengikuti semua proses hukum yang ada, dan akan kooperatif terkait hal tersebut.

“Kalau saya dipanggil untuk konfirmasi oleh penyidik, ya saya konfirmasi. Sampai saat ini saya sudah memberikan semua bukti dan keterangan kepada penyidik atas apa yang dicurigai oleh pihak pelapor,” pungkasnya./Shafix

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

54 menit ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

57 menit ago

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…

1 jam ago

Kalender Event Jakarta yang Semakin Padat di Bulan Juli Mendorong Tren Liburan Akhir Pekan Berbasis Pengalaman

Jakarta, 3 Juli 2026 – Dari pameran kecantikan dan fesyen hingga acara hewan peliharaan dan hiburan,…

2 jam ago

Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

Di bawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai penggerak…

2 jam ago

Kesalahan Menyimpan Dana Darurat yang Sering Dilakukan

Dana darurat sebaiknya mudah diakses saat dibutuhkan. Sayangnya, masih banyak orang yang fokus mengumpulkan dana…

2 jam ago

This website uses cookies.