Begini Kronologi Penangkapan Intan di Tasikmalaya | SWARAKEPRI.COM
HUKUM

Begini Kronologi Penangkapan Intan di Tasikmalaya

Kajari Batam, Dedie Tri Hariyadi(kiri) didamping Kasi Pidum Filpan Fajar D Laia dan terpidana Intan saat konferensi pers di Kantor Kejari Batam, Kamis(6/12/2018)/Foto : RD_JOE

BATAM – Kejaksaan Negeri Batam bersama tim intelijen Kejaksaan Agung menangkap Hamidah Asmara Intani Merialsa alias Intan, DPO kasus pemalsuan dokumen Kapal MV Engedi eks Eagle Prestige di Batamia Art Komplek Ruko Rajapolah Permai No.15 Kabupaten Tasikmalaya, Rabu(5/12/2018), Rabu(5/12/2018) malam.

Saat penangkapan, terpidana Intan kooperatif dan tidak melakukan perlawanan.  Setelah sempat menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Bandung, terpidana Intan langsung diterbangkan ke Batam, Kamis(6/12/2018) siang.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Dedie Tri Hariyadi mengatakan bahwa penangkapan terpidana Intan dilakukan berdasarkan berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Pekanbaru No.139/Pid.B/2014/PT.PBR tanggal 26 Februari 2015 dalam perkara pemalsuan surat sebagaimana pasal 263 ayat (2) KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP dengan pidana penjara selama 2 Tahun dan 6 bulan.

Dedie menjelaskan pihaknya telah melakukan upaya pemangilan secara patut dan layak kepada terpidana ke alamat terpidana di daerah Jodoh seperti yang tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan(BAP) berkas perkara yang ada.

“Ternyata setelah kami layangkan(surat) ke alamat tersebut, yang bersangkutan sudah pindah, dan kita telusuri melalui Ketua RT, ketua RT juga tidak mengetahui terpidana pindah kemana,” ujarnya saat konferensi pers di Kantor Kejaksaan Negeri Batam, Kamis(6/12/2018) siang.

“Setelah itu kita lakukan kroscek ke Disduk Capil dan masih tercantum nama terpidana Hamidah Asmara Intani Merialsa. Kemudian kita telusuri melalui NIK dan Kartu Keluarganya,”jelas Dedie.

Setelah diamankan, terpidana Intan selanjutnya diperiksa oleh tim kejaksaan negeri batam dan tim intelijen kejaksaan agung di kantor kejaksaan negeri Bandung.

“Didalam pemeriksaan tersebut, terpidana mengungkap suatu kasus yang besar dalam kapasitasnya sebagai Direktur Utama PT DMI. Terpidana mengetahui suatu perbuatan yang terindikasi tindak pidana korupsi dan adanya kerugian negara,”imbuhnya.

 

 

Penulis : RD_JOE

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − seventeen =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top