Categories: BISNIS

Telkom AI Center of Excellence Makassar Dorong Founder Manfaatkan AI dalam pengembangan Startup

Adopsi kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan startup digital. Laporan McKinsey Global Survey on AI 2024 mencatat lebih dari 55 persen perusahaan global telah mengadopsi AI dalam setidaknya satu fungsi bisnis, terutama untuk efisiensi operasional dan pengambilan keputusan. Tren tersebut menunjukkan bahwa AI tidak lagi sekadar teknologi pendukung, melainkan telah menjadi bagian penting dari strategi bisnis. Menyikapi hal ini, Telkom AI Center of Excellence menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Uncovering How AI Works in Startup Ecosystems” secara offline di AI Center Makassar, sebagai upaya meningkatkan literasi dan kesiapan startup di Indonesia Timur dalam memanfaatkan AI.

Sebelum sesi materi utama dimulai, peserta mendapatkan pengenalan mengenai Program AI Connect yang disampaikan oleh Sunarti M.R., Business and Community Lead Telkom AI Connect Makassar. Ia menjelaskan bahwa program AI Connect hadir sebagai ruang belajar dan kolaborasi bagi akademisi, komunitas, dan pelaku industri untuk memahami perkembangan kecerdasan buatan yang semakin relevan dengan kebutuhan bisnis digital. Pada kesempatan tersebut, Sunarti juga memperkenalkan solusi AI Telkom, yaitu BigBox, OCA, dan Antares Eazy, sebagai contoh produk AI yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku startup digital.

Sejalan dengan hal tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menegaskan bahwa program ini memang dirancang untuk membantu startup memahami AI secara menyeluruh, mulai dari konsep hingga implementasi. “Kami ingin startup melihat AI sebagai bagian dari strategi bisnis, bukan hanya fitur tambahan. Melalui AI Connect, Telkom berupaya menghadirkan edukasi AI yang realistis, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan startup,” ujar Mizan.

Kegiatan ini menghadirkan Abdul Malik Shodiqin, S.T., Founder & CEO GoDentist, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, Malik menjelaskan bagaimana AI bekerja di balik proses bisnis startup, mulai dari pengolahan data, pengambilan keputusan, hingga otomasi layanan. Dengan penyampaian yang komunikatif, peserta diajak memahami bahwa pemanfaatan AI dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta skala bisnis masing-masing startup.

Tidak hanya itu, Malik juga berbagi pengalaman bagaimana penerapan AI di GoDentist, sebuah startup teledentistry berbasis AI asal Makassar. Ia memaparkan bagaimana AI membantu mempercepat analisis data, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjaga kualitas layanan. Studi kasus ini memberikan gambaran konkret kepada peserta bahwa AI dapat diterapkan secara bertahap, termasuk oleh startup yang masih berada pada tahap awal pengembangan.

Selain membahas peluang, Malik juga menyoroti tantangan yang kerap dihadapi startup dalam mengadopsi AI, seperti keterbatasan data, kesiapan infrastruktur, kebutuhan talenta, hingga aspek biaya dan regulasi. Menurutnya, pemahaman terhadap masalah bisnis menjadi kunci sebelum memilih solusi AI yang tepat, sehingga adopsi teknologi dapat berjalan lebih efektif.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi interaktif yang memunculkan beragam pertanyaan seputar langkah awal penerapan AI, pemanfaatan model open-source, hingga strategi membangun produk digital berbasis kecerdasan buatan. Diskusi ini menunjukkan tingginya kebutuhan startup terhadap pemahaman AI yang bersifat praktis dan aplikatif.

Muhammad Imran, Founder Arc Digital, menilai kegiatan ini memberikan perspektif baru bagi pelaku startup. “Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi startup saat ini. Kami jadi lebih memahami bahwa penerapan AI bisa dimulai secara bertahap, menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan bisnis,” ujar Imran.

Melalui kegiatan ini, Telkom kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program pembelajaran yang relevan dan berdampak nyata. Diharapkan, kegiatan edukasi seperti ini dapat mendorong lahirnya inovasi baru, memperkuat kapasitas digital para pelaku startup, serta membangun ekosistem startup di Indonesia Timur yang lebih kompetitif dan siap menghadapi perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan.

Tentang Telkom AI Connect

Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence yang diinisasi oleh PT Telkom Indonesia. AI Connect menghadirkan program pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital di Indonesia. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia, dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan di seluruh daerah.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

Jakarta, April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah…

1 jam ago

Bea Cukai Batam Beberkan Alasan Penerbitan SPPB 90 Kontainer Limbah Elektronik asal AS

BATAM - Proses penanganan limbah elektronik atau e-waste asal Amerika Serikat yang berada di Pelabuhan…

3 jam ago

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

7 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

10 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

12 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

12 jam ago

This website uses cookies.