Sidang Kasus Kepemilikan 27 Pil Ekstasi
BATAM – swarakepri.com : Rozi Murti, terdakwa kasus kepemilikan 27 pil ekstasi mengaku dijebak oleh Badan Narkotika Provinsi(BNP) Kepri ketika melakukan penangkapan di Diskotik Planet 2 Nagoya beberapa waktu yang lalu. Dalam persidangan dengan mendengarkan keterangan terdakwa yang digelar hari ini, Kamis(4/7/2013) di Pengadilan Negeri Batam, Rozi membantah memiliki barang haram tersebut dan menuding BNP Kepri sengaja menjadikannya “tumbal”.
Rozi yang juga karyawan bagian waitres di Diskotik Planet 2 mengutarakan bahwa sebelum ditangkap oleh petugas BNP Kepri, ia mengaku memungut sampah berupa bungkusan yang dijatuhkan seseorang saat menuju kamar mandi. Karena ruangan disekitar kamar mandi gelap, ia mengaku tidak mengenal orang tersebut.
“Saat akan mengembalikan bungkusan tersebut kepemiliknya, saya kemudian didatangi oleh seseorang dan ternyata petugas BNP Kepri. Petugas kemudiaan langsung menangkap saya,” ungkapnya.
Ketika dipertanyakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Khadafi alasan bungkusan tersebut tidak langsung dilaporkan dan diserahkan kepada petugas sekuriti, Rozi beralasan di tempat ia bekerja karyawan ada aturan bahwa barang pengunjung
yang tertinggal atau jatuh agar dikembalikan kepada pemiliknya.
“Saya waktu itu mau mengejar pemilik barang untuk mengembalikan. Saat itu saya lihat orangnya menuju ke ruang VIP, tapi langsung ditangkap,” jelasnya.
Seusai mendengarkan keterangan terdakwa, Ketua Majelis Hakim, Thomas Tarigan didampingi Cahyono selaku Hakim anggota kemudian menutup sidang dan mengagendakan sidang berikutnya seminggu kedepan dengan agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut umum.
Seperti diketahui bahwa pada tanggal 7 April 2013 lalu Badan Narkotika Provinsi(BNP) Kepri melakukan penggerebekan di Diskotik Planet 2, Nagoya. Pada saat penggerebekan 7 orang petugas BNP Kepri berhasil menangkap seorang karyawan bagian waiter dan mengamankan barang bukti 27 pil ekstasi.(adi)
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki…
Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi jajaran Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR…
Di tengah dinamika suku bunga dan nilai tukar yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam membeli rumah,…
Oleh Dr. Manish Shrivastava* Jakarta — Jauh sebelum ada kedutaan besar, kunjungan kenegaraan, atau perjanjian diplomatik, hubungan…
Berbagai aktivitas kemahasiswaan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui pengalaman nyata. Tidak…
Pertemuan tahunan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di…
This website uses cookies.