KARIMUN – Pemberian izin eksplorasi pasir laut oleh Pemprov Kepri kepada 20 perusahaan di Karimun mendapat sorotan dari pelbagai pihak. Salah satunya DPRD Karimun.
Bahkan sejumlah fraksi di DPRD Karimun sudah sepakat untuk melayangkan surat resmi ke Menteri Koordinator Kemaritiman dan Energi Sumber Daya, Luhut Binsar Panjaitan. Fraksi itu antara lain Fraksi Hanura, Gerindra, PDIP Plus dan PKS.
Dalam surat tersebut, fraksi meminta Menko Maritim untuk mengevaluasi dan meninjau ulang pemberian izin eksplorasi yang diterbitkan Pemprov Kepri kepada 20 perusahaan di wilayah perairan Kabupaten Karimun, pemerintah tidak semena-mena mengeluarkan izin dan harus sesuai Perda RTRW Kabupaten Karimun.
“Kalau perlu Menko stop saja dulu sementara. Ada fraksi Hanura, Gerindra, PDIP Plus, PKS. Draf suratnya sudah dibuat, tinggal tandatangan,” ujar Ketua Fraksi Hanura, Ady Hermawan, Selasa (14/2/2017).
Ady mengaku juga sudah mendengar Bupati Karimun Aunur Rafiq telah menerbitkan surat rekomendasi bagi sembilan perusahaan tambang pasir laut.
Meski begitu, Ady mengaku menerima informasi sekitar 11 perusahaan lainnya belum mendapat rekom dari Pemkab Karimun namun tetap melakukan eksplorasi. Mereka pada umumnya perusahaan dari Jakarta.
“Itu yang saya heran, cuman sembilan yang direkom, kok malah lebih yang lakukan eksplorasi,” katanya.
Untuk itu Ady meminta pihak eksekutif dalam hal ini SKPD terkait jeli melihat perusahaan-perusahaan yang melakukan eksplorasi pasir laut di wilayah perairan Kabupaten Karimun terutama perusahaan yang belum mendapat rekomendasi namun tetap melakukan aktivitas eksplorasi.
(RED/TBN)
Salah satu konsekuensi tak terduga ketika membangun kehidupan di negara lain adalah tanpa disadari kita…
Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli, KAI Logistik melaksanakan kegiatan…
Setelah melewati perjalanan panjang yang diwarnai kedekatan, periode saling menjauh, hingga hubungan yang sempat berkembang…
Minat masyarakat menggunakan kereta api pada akhir pekan terus menunjukkan tren positif terutama pada momen…
BATAM - Eks pegawai Kimia Farma Batam Center, Sri Purniti menjadi terdakwa kasus penipuan atau…
Dinamika pasar keuangan internasional pada pertengahan tahun ini terus bergerak dalam ritme yang sangat menantang…
This website uses cookies.