Semarang, Januari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional dan kualitas layanan kepelabuhanan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Pelabuhan Tanjung Emas mencatat peningkatan arus penumpang selama periode H-15 s.d. H+15 Nataru, mulai 10 Desember 2025 hingga 9 januari 2026, jumlah penumpang mencapai 29.458 orang, meningkat 8,83 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 27.068 orang. Di sisi lain, arus kendaraan tercatat sebanyak 3.817 unit di tahun ini, mengalami penurunan 8,84 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4.187 unit. Secara keseluruhan, perbedaan tren tersebut menunjukkan adanya perubahan pola mobilitas penumpang yang mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Capaian tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun sekaligus menunjukkan kesiapan Pelindo Multi Terminal dalam menjaga kelancaran layanan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Tanjung Emas.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan memastikan seluruh proses sandar, embarkasi, maupun debarkasi berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman. Selain itu juga mendirikan posko pelayanan nataru dan meningkatkan kesiapsiagaan personel operasional guna mengantisipasi lonjakan penumpang di pelabuhan,” ujar S. Joko, Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Emas.
Lebih lanjut, S. Joko menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 juga tercermin dari optimalnya layanan di Terminal Penumpang Tanjung Emas merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang baik antara Pelindo Multi Terminal dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami mengapresiasi dukungan KSOP setempat, aparat keamanan, pemerintah daerah, operator kapal, serta seluruh stakeholder yang bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan layanan di Pelabuhan Tanjung Emas,” ujar S. Joko.
Lebih lanjut, S. Joko menyampaikan bahwa penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 menjadi bagian dari proses evaluasi menyeluruh dalam rangka meningkatkan kesiapan Pelindo Multi Terminal menghadapi agenda transportasi berikutnya, khususnya angkutan lebaran yang secara historis memiliki tingkat pergerakan penumpang dan kendaraan lebih tinggi.
“Berbagai pengalaman selama masa Angkutan Nataru ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan seluruh fasilitas dan sumber daya manusia berada dalam kondisi siap guna menghadapi puncak arus Angkutan Lebaran,” tegas S. Joko.
Menyambut momentum Idul Fitri 2026, Lokasoka resmi meluncurkan koleksi hampers eksklusif bertajuk “Art of Giving”…
Rayakan Imlek dengan peluang baru di dunia trading. HSB Investasi menghadirkan program bonus hingga Rp4,2…
Curah hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari…
PT Railink sebagai pengelola kereta api bandara di yogyakarta memberlakukan jadwal operasional berlaku pada pada…
BATAM - Momentum Tahun Baru Imlek 2026 yang dikenal sebagai Tahun Kuda Api dimaknai sebagai…
Nilai tukar mata uang suatu negara tidak pernah berdiri sendiri. Pergerakannya sangat dipengaruhi oleh kondisi…
This website uses cookies.