Categories: TEKNOLOGI

Tiap Hari Google Blokir 18 Juta Email Penipuan Terkait Corona

JAKARTA-Layanan induk perusahaan teknologi Alphabet Inc yakni Google melaporkan pihaknya telah memblokir lebih dari 18 juta email phising yang disusupi malware terkait virus corona Covid-19 setiap harinya.

Mereka melakukan pemindaian malware menggunakan teknologi deep learning, yang mana salah satu metode pembelajaran mesin yang memungkinkan komputer untuk mempelajari tugas-tugas dan disesuaikan dengan sifat manusia.

Hasilnya, perusahaan yang digawangi Sundar Pichai ini mendapati 300 miliar lampiran konten malware yang siap didistribusikan ke pengguna Gmail.

“Kami melihat ada 18 juta serangan malware dan email phising setiap harinya terkait dengan Covid-19. Model pembelajaran mesin kami telah dikembangkan untuk memahami dan memfilter ancaman ini,” kata Manajer Produk Gmail, Neil Kumaran dikutip TheRegister.

Di sisi lain, perusahaan keamanan siber, Barracuda Networks mencatat terjadi peningkatan hingga 667 persen serangan email phising berbahaya selama pandemic virus corona Covid-19.

Surel-surel tersebut banyak yang mengatasnamakan dari pemerintah Inggris, Otoritas Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centre for Disease Control and Prevention/CDC), termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Serangan phising selalu memiliki sifat yang sama yaitu menghasut pengguna dengan embel-embel informasi terkait Covid-19,” kata Ahli Keamanan Siber Barracuda Networks, Scott Helme dikutip BBC.

“Pandemi virus corona adalah topik yang sangat sensitif dan penjahat siber memanfaatkan momen ini dengan sangat baik. Sebab, ketika orang mendapatkan informasi terkait corona, mereka akan langsung mengklik tautan tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya, Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris dan Departemen Dalam Negeri AS menyampaikan keterangan bahwa peretas saat ini mengeksploitasi kondisi pandemic Covid-19.

Lewat laman resmi mereka NCSC, Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris meminta masyarakat untuk mawas diri. Jika menerima surel yang mencurigakan, tandai dengan tanda Spam atau Junk.






Sumber: Cnnindonesia.com

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan

Melanjutkan semangat tahun akselerasi yang didasari nilai integritas, Tokojadi kembali meluncurkan inisiatif baru yang berfokus…

8 jam ago

RevComm Tunjuk Hargunadi Soemantri sebagai Country Manager Indonesia

Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…

10 jam ago

Menelusuri Tambang Pasir Darat Ilegal dan Cut and Fill di Batam (1)

BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan  permukaan…

10 jam ago

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

18 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

22 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

24 jam ago

This website uses cookies.