Tiga Komisioner KPU Batam batal Dijemput Paksa

Pagi Tadi, Tiga Komisioner KPU Batam Penuhi Panggilan Penyidik

BATAM – swarakepri.com : Setelah dua kali mangkir dan diancam akan dijemput paksa, tiga orang Komisioner KPU Batam Non-aktif yakni Muhammad Syahdan, Ahmad Yani dan Yudi Kornelis akhirnya memilih mendatangi penyidik Dirreskrimun Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana pemilu yang dilaporkan oleh Bawaslu Kepri, pagi tadi, Senin(12/5/2014) di Mapolda Kepri sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari hasil pantauan SWARAKEPRI.COM, ketiga komisioner KPU Batam Non-aktif tersebut mendatangi Mapolda Kepri didampingi pengacara Bali Dallo dan sekelompok massa. Ketiganya kemudian langsung diperiksa oleh penyidik di ruangan berbeda.

Bali Dalo,SH, pengacara ketiga komisoner KPU Batam Non-aktif ketika dikonfirmasi mengaku kliennya diperiksa sebagai saksi atas laporan dari Staf Bawaslu Kepri bernama Bobby Tinambunan pada tanggal 2 Mei 2014 lalu atas kasus dugaan tindak pidana pemilu legislatif tahun 2014.

Lebih lanjut Bali Dalo juga mengatakan bahwa keputusan KPU Kepri yang menonaktifkan sementara Komisoner KPU Batam yang dituangkan dalam SK Nomor 47/KPTS/KPU-Prov-031 Tahun 2014 ditemukan kejanggalan karena tidak ditandatangani oleh Ketua KPU Kepri, Said Sirajuddin dan tidak disebutkan alasan penonaktifan.

” SK penonaktifan sementara yang dikeluarkan KPU Kepri tidak sah, karena dalam surat itu tidak dicantumkan alasan penonaktifan komisioner KPU Batam, dan tidak ditandatangani Ketua KPU Kepri,” tegasnya.

Sampai berita ini diunggah pukul 20.00 WIB malam ini, ketiga komisoner KPU Batam Non-aktif masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Kepri.

Diberitakan sebelumnya Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Cahyono Wibowo menegaskan akan memanggil paksa tiga orang komisoner KPU Batam Non-aktif yakni Muhammad Syahdan,Ahmad Yani dan Yudi Kornelis karena dua kali mangkir dari penyidik untuk diperiksa terkait tindak pidana pemilu yang dilaporkan Bawaslu Kepri.

“Ketiganya sudah 2 kali tidak memenuhi panggilan untuk diperiksa, Senin depan(12/5) kita akan melayangkan surat panggilan ketiga sekaligus menjemput paksa,” tegasnya, Jumat(9/5/2014) di Mapolda Kepri.

Dua komisioner KPU Batam lainnya yakni Jernih dan Mulkan kata Cahyono sudah memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa. ” Hari ini komisioner KPU Batam yang penuhi panggilan adalah Mulkan dan sehari sebelumnya Jernih,” jelasnya.

Terkait pemanggilan paksa tersebut, Cahyono menjelaskan bahwa sesuai dengan peraturan yang baru, pada surat panggilan ketiga terhadap terlapor diperbolehkan langsung menjemput paksa.(red/ton)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Ekonomi AS Tetap Tangguh, Data PMI Jadi Sinyal Positif untuk Investor Global

Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…

3 jam ago

BRI Finance Ramaikan The Elite Indonesia 2026 dengan Promo Spesial BRI KKB

Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…

15 jam ago

MoraRepublic Tegaskan Komitmen terhadap Ekosistem Digital Indonesia

MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…

15 jam ago

Bitcoin Pizza Day 2026: Dari Dua Loyang Pizza Menjadi Simbol Pertumbuhan Aset Digital Global dan Indonesia

Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…

16 jam ago

The Long Weekend Edit: Panduan Gaya Menawan untuk Silaturahmi dan Liburan Idul Adha

Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…

17 jam ago

Misteri Terungkap! Ini 2 Perusahaan Sponsor WNA Kasus Scam Trading Baloi View Batam (6)

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…

19 jam ago

This website uses cookies.