BATAM-Gerakan Kesejahteraan Nasional (GEKANAS) Kepri menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Wali Kota dan DPRD Batam pada Rabu (21/8/2019).
Unjuk rasa yang dilakukan gabungan serikat pekerja ini untuk menolak Revisi UU No.13/2003 yang dinilai merugikan kaum pekerja/buruh.
Sesuai surat edaran, massa buruh terlebih dahulu berkumpul di depan Panbil Industrial Park, depan parkiran lapangan II PT. Cladteck, Simpang Polsek Batuaji, Simpang Taiwan Industrial Park.
“Diperkirakan jumlah massa sekitar 1.000 – 2.000 orang. Alat peraga berula Mobil Komando, Sound System, Spanduk, Bendera,” berikut isi yang tertuang di dalam surat edaran tersebut.
Gerakan Kesejahteraan Nasional (GEKANAS) Kepri merupakan gabungan dari pengurus Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Kota Batam yang terdiri dari :
a. Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC FSP LEM SPSI) Batuampar dan Mukakuning
b. Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC FSP KEP SPSI)
c. Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC FSP TI).
Pantauan tim liputan swarakepri.com di lapangan, rombongam massa aksi unjuk rasa sudah tiba di depan kantor Wali Kota Batam.
Editor : Rumbo
Dalam rangka memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat, BRI Unit Rorotan tetap membuka layanan perbankan…
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
This website uses cookies.