BATAM – Masyarakat Batam khususnya warga Batam Center, Batuaji dan Tanjunguncang mengeluh karena suplai air ke rumah-rumah mati total.
Menanggapi hal tersebut, Humas PT. Adhya Tirta Batam (ATB), Iksa menyampaikan bahwa terhentinya suplai air karena ada pekerjaan pemeliharaan trafo 2.500 KVA dan relokasi pipa distribusi utama DN 600 mm.
“Saat ini pekerjaan pemeliharaan trafo 2.500 KVA dan relokasi pipa utama DN 600 mm telah selesai namun, terjadi kebocoran pipa 600 mm di Duriankang, depan perumahan winner, saat aliran dijalankan sehingga suplai air dari Tanjunguncang, Batuaji dan Batam Center masih terkendala,” ujarnya.
Iksa melanjutkan bahwa ATB saat ini tengah mengupayakan agar penggalian dapat segera dilakukan sehingga suplai air kembali normal.
“Kami mohon maaf atas kendala tersebut yang terjadi diluar rencana,” pungkasnya.
Penulis : Shafix
Editor : Rumbo
Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kebutuhan akan kendaraan roda dua tidak lagi semata-mata…
Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75% menjadi salah satu faktor yang terus dicermati…
Banyak orang ingin menyimpan dana di deposito karena menawarkan bunga yang umumnya lebih tinggi dibanding…
deGadai menjadi salah satu rekomendasi tempat jual beli tas mewah branded original yang aman dan…
Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu…
BATAM – Di tengan padatnya aktivitas, kebutuhan akan ruang relaksasi yang nyaman semakin dicari. Bagi…
This website uses cookies.