BATAM – Masyarakat Batam khususnya warga Batam Center, Batuaji dan Tanjunguncang mengeluh karena suplai air ke rumah-rumah mati total.
Menanggapi hal tersebut, Humas PT. Adhya Tirta Batam (ATB), Iksa menyampaikan bahwa terhentinya suplai air karena ada pekerjaan pemeliharaan trafo 2.500 KVA dan relokasi pipa distribusi utama DN 600 mm.
“Saat ini pekerjaan pemeliharaan trafo 2.500 KVA dan relokasi pipa utama DN 600 mm telah selesai namun, terjadi kebocoran pipa 600 mm di Duriankang, depan perumahan winner, saat aliran dijalankan sehingga suplai air dari Tanjunguncang, Batuaji dan Batam Center masih terkendala,” ujarnya.
Iksa melanjutkan bahwa ATB saat ini tengah mengupayakan agar penggalian dapat segera dilakukan sehingga suplai air kembali normal.
“Kami mohon maaf atas kendala tersebut yang terjadi diluar rencana,” pungkasnya.
Penulis : Shafix
Editor : Rumbo
PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat daya saing melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan ekspansi…
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus mempercepat implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG)…
BATAM - Tim Gabungan Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi, Kanwil Imigrasi Kepri dan Kantor Imigrasi Kelas I…
DJI Matrice 4 Series menghadirkan dua varian drone yang dirancang untuk kebutuhan survei dan inspeksi…
Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser…
KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Wates…
This website uses cookies.