Categories: BISNIS

Tolak Tawaran Ganti Rugi, Nasabah Minta BI dan OJK Audit Bank Danamon

BATAM – Akbar, nasabah Bank Danamon menolak ganti rugi yang ditawarkan pihak Bank atas adanya kesalahan prosedur dalam tagihan credit protection yang dilakukan oknum telemarketing yang ada.

 

“Kalau mereka berani bayar saya Rp 1 juta, saya lebih baik bayar mereka Rp 5 juta dihadapan nasabah lainya. Saya bukan mata duitan, tapi cuma tidak suka uang saya dicuri,” ujar Akbar kepada AMOK Group di kantor Bank Danamon Cabang Nagoya, Batam, Jumat(17/6/2016) siang.

 

Dia mengaku telah mengadukan permasalahan tersebut ke Bank Indonesia dan selanjutnya akan melapor ke Otoritas Jasa Keuangan(OJK).

 

“Intinya kasus ini harus terang benderang, dan saya akan meminta BI dan OJK memeriksa dan mengaudit Bank Danamon terkait masalah ini, karena ini ada dugaan penipuan,”jelasnya.

 

Akbar juga berharap Bank Danamon memberikan sanksi tegas terhadap oknum telemarketing yang melakukan kesalahan prosedur terhadap tagihan credit protection.

 

Selain itu dia juga meminta agar layanan telemarketing credit protection dihapuskan, karena diduga hanya modus melakukan penipuan.

 

“Setelah semua itu dilakukan, saya minta mereka meminta maaf di media dan mengembalikan semua uang nasabah yang ikut dalam produk itu,”tegasnya.

 

Sebelumnya, Kepala Cabang Bank Danamon Nagoya, Batam, Kepulauan Riau, Eko mengakui adanya kesalahan prosedur yang dilakukan bagian telemarketing terkait permasalahan tagihan credit protection yang dialami nasabah bernama Akbar.

 

“Memang benar ada kesalahan prosedur dalam penawaran produk tersebut oleh telemarketing di pusat,” ujar Eko kepada AMOK Group di kantor Bank Danamon Cabang Nagoya, Jumat(17/6/2016) siang.

 

Atas kejadian tersebut, pihak Bank Danamon Pusat kata Eko, telah meminta maaf dan memperdengarkan voice recording kepada nasabah yang merasa dirugikan.

 

“Kantor Pusat tadi sudah bicara dengan nasabah tersebut, dan sudah meminta maaf,”jelasnya.

 

 

(red/Jef/tan)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

2 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

5 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

7 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

7 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

8 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

9 jam ago

This website uses cookies.