BATAM – Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam melakukan unjuk rasa menolak kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) Batam di depan Gedung Graha Kepri, Senin (27/2/2017) pagi.
Dalam aksi damai tersebut, beberapa orator aksi secara bergantian menyampaikan tuntutannya. Mereka menduga ada kongkalikong yang di lakukan Gubernur dan DPRD Kepri terkait kenaikan TDL Batam.
“Gubernur dan DPRD Kepri diduga Kongkalikong, kami akan melawan karena telah membodohi-bodohi rakyat,” ujar salah satu orator.
Pengunjuk rasa juga meminta agar Gubernur Kepri mencabut kenaikan TDL dan datang menemui pendemo.
“Perlu Pak Gubernur temui kami, ini telah merugikan rakyat, ini sangat lucu sekali hanya untuk mendapatkan keuntungan menyengsarakan rakyat,” ujar salah seorang orator.
Page: 1 2
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
This website uses cookies.