BATAM – Polisi akan melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi pada kegiatan ekspor hasil perikanan jenis udang yang akan di kirim ke Negara Singapura. Kasus ini sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa.
Dalam kasus ini Polisi menetapkan WD, oknum ASN Stasiun Karantina Ikan Pengendali Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Batam (SKIPM) sebagai tersangka.
“Perkara OTT WD oknum PNS sudah P21, dan besok pada Kamis (26/8) tahap 2 penyerahan tersangka dan barang bukti ke JPU,” kata Wadir Reskrimsus Polda Kepri AKBP Nugroho Agus Setiawan, Rabu(25/8/2021).
Nugroho mengatakan, barang bukti yang diamankan yaitu uang tunai sebesar Rp 12.400.000 dan SGD 16.636 beserta 10 kartu ATM, dua tas dan dokumen.
“Pasal yang dikenakan Pasal 11 dan Pasal 12 Huruf (E) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara,” pungkasnya./EDW
BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…
PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…
Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
This website uses cookies.