Categories: POLITIK

Wali Kota Batam Didesak Copot Rudi Sakyakirti

BATAM – Ketua LSM Barelang Yusril Koto mendesak Wali Kota Batam segera mencopot Kepala Dinas Tenaga Kerja(Kadisnaker) Rudi Sakyakirti yang baru dilantik, Kamis (15/9/2016) lalu.

 

“Oknum tersebut terbukti melakukan tindakan asusila terhadap bawahannya, saat menjabat Kadisnaker beberapa tahun lalu, dan sekarang masalahnya belum selesai,” ujarnya kepada Swarakepri.com di Batam Center, Sabtu (17/9/2016).

 

Dia mengatakan pejabat yang dilantik selain harus mempunyai syarat kepangkatan, juga harus kompeten, memiliki intelektual dan pendidikan moral yang tinggi, sehingga benar-benar amanah dalam menjalankan kinerjanya di masyarakat secara maksimal.

 

“Oknum pejabat ini tidak di berikan sanksi, malah dilakukan pembelaan, dan kenyataannya sekarang balik kandang kembali,” bebernya.

 

Menurut Yusril, Pemko Batam harus benar-benar menyeleksi calon-calon kandidat yang akan menduduki posisi strategis

 

“Saya sanksikan itu, karena orang-orang yang diangkatnya dalam pelantikan itu adalah cermin kepentingan poltik, bukan publik, adalah kelompok-kelompok partai pengusung dia,” terangnya.

 

Dia menegaskan, oknum pejabat tersebut sangat tidak layak dan jauh dari kata amanah, dan dikhawatirkan akan berpengaruh kepada kinerja di lingkungan Pemko Batam.

 

“Jika Wali Kota Batam Muhammad Rudi masih bersikukuh mempertahankan pilihannya terhadap oknum pejabat tersebut, bisa mengakibatkan terjadinya krisis kepercayaan masyarakat dan mengakibatkan banyak korban di masa mendatang,” tandasnya.

 

Kata dia, kasus tersebut terjadi saat Muhammad Rudi masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota masa pemerintahan Ahmad Dahlan, tapi terkesan kasus tersebut menguap tanpa ada lagi kejalasannya.

 

“Jangan ada embel-embel politik di belakangnya, karena kasus amoral adalah pelanggaran berat yang harus ditindak tegas,” ucapnya.

 

Ditambahkan, sampai saat ini korban masih di terlantarkan oleh oknum pejabat ekselon II tersebut dan ironisnya Wali Kota Batam malah mempertahankannya hingga saat ini.

 

“Harus di copot, ini masalah tabiat yan sulit dihilangkan,” pungkasnya.

 

 

KSATRIA NARENDRA

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Sidang Gugatan PTPN IV, Ahli Sebut Klaim Rp140 Miliar Terhadap Masyarakat Tidak Berdasar

RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…

1 hari ago

Di Balik Yayasan Jumat Pagi, Ada Sosok Ir. Novrizal dan Relawan yang Tak Pernah Lelah

LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…

2 hari ago

Umumkan Idul Fitri 31 Maret 2025, Ketua MUI Siak Hulu Juga Sampaikan Hal Penting ini

RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…

2 hari ago

Kerugian Negara Kasus Korupsi Revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar Masih Dihitung

BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…

4 hari ago

PT. RBM Bangun Gedung Fakultas Kedokteran PTN Pertama di Kepri

KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…

4 hari ago

WSBP Catatkan Pertumbuhan Pendapatan 31,58% Sepanjang 2024

Jakarta, Maret 2025. PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan…

5 hari ago

This website uses cookies.