LINGGA – Puluhan Warga Cukas Desa Tanjung Irat melakukan perbaikan beberapa jembatan di jalan Penghubung antar tiga desa, yakni Desa Tanjung Irat, Desa Bakong, dan Desa Langkap yang nyaris ambruk akibat diguyur hujan.
Dalam kegiatan gotong royong tersebut tidak hanya masyarakat, beberapa perangkat Desa Tanjung Irat pun ikut hadir dan juga melakukan aktivitas bekerja untuk mengangkat kayu.
Arifin, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Tanjung Irat, saat ditemui di tempat kegiatan tersebut, mengatakan, sudah beberapa kali jembatan di jalan ini sudah mau ambruk namun tetap diperbaiki dengan kemampuan yang ada.
“Karena ini lah satu-satunya akses pehubung baik itu antar desa maupun kepusat perkotaan seperti, dabo singkep,” kayanya..
Ia menjelaskan, jalan ini tidak hanya masyarakat saja, pemerintah Desa sendiri pun sangat membutukan jalan ini kerena setiap bangunan apa saja yang akan dibangun, setelah membeli matrial seperti semen dan lain-lain pasti harus melewati jalan ini.
Di tempat yang sama, Buyung (37) salah seorang masyarakat Tanjung Irat, mengatakan demi kepentingan orang ramai dan juga pemerintah desa setempat masyarakat harus membuang penghasilah dan tidak bekerja mencari nafkah.
“Kami berharap kepada pemerindah Kabupaten Lingga untuk sedikit memberi pandangan dan perhatian terkait permasalahan jalan ini,” tutupnya.
Penulis : Ruslan
Editor : Rumbo
Starbucks akhirnya mencatat babak baru dalam perjalanan pemulihannya. Pada kuartal kedua tahun fiskal 2026 (Q2 FY2026),…
Banyak orang ingin kuliah. Tapi tidak semua bisa menjalaninya dengan cara yang sama. Tidak semua…
BRI Life bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan literasi…
LRT Jabodebek menyampaikan keprihatinan atas insiden kereta di Bekasi pada Senin malam (27/4) dan tetap…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menegaskan komitmennya dalam menciptakan perjalanan kereta…
Robot humanoid bukan lagi teknologi yang hanya hidup di pameran teknologi. Unitree telah mengirimkan lebih…
This website uses cookies.