Categories: Karimun

DPRD Karimun Gesa Konektifitas Listrik Kundur-Ungar

KARIMUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Karimun terus menggesa konektifitas aliran listrik dari Pulau Kundur ke Pulau Ungar. Beberapa hari lalu, sejumlah wakil rakyat asal Kundur menemui Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun membicarakan keinginan masyarakat Ungar untuk menikmati listrik 24 jam.

 

Anggota DPRD Karimun dari Dapil Kundur, Fakhrurrazi mengatakan, dalam pertemuan bersama PLt Gubernur Kepri beberapa hari kemarin di Dompak mendapatkan sinyal positif. Mantan Bupati Karimun itu mengaku sangat mendukung upaya wakil rakyat Karimun untuk mengkoneksikan aliran listrik Kundur-Ungar.

 

“Nurdin sangat respon dengan rencana kita, tapi dia mau pelajari dulu. Mulai dari kekuatan daya PLN, biaya yang dibutuhkan dan banyak lagi. Tapi pada prinsipnya dia sangat mendukung sekali konektifitas aliran listrik bawah laur dari Kundur ke Ungar,” ucap Fakhrurrazi, Sabtu (7/5).

 

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengaku dalam waktu dekat ini Fraksi PKB bakal mendatangi PLN Cabang Tanjungpinang dalam membahas usulan konektifitas listrik tersebut.

 

“Bupati Karimun Aunur Rafiq pun sudah respon dan sangat mendukung sekali. Mudah-mudahan saja usulan kita bisa masuk ditahun 2017 dan harapan masyarakat Ungar untuk menikmati listrik 24 jam bisa terealisasi,” kata pria asal Kecamatan Ungar ini.

 

Sementara Bupati Karimun Aunur Rafiq mengaku pada prinsipnya sangat mendukung keinginan warga yang tinggal di Pulau Kundur dan Pulau Ungar yang menginginkan terealisasinya konektifitas listrik di dua pulau yang berdekatan itu. Dia berupaya untuk mewujudkan keinginan masyarakat itu.

 

“Untuk urusan listrik sekarang sudah menjadi tanggungjawab di Provinsi dan anggarannya tidak lagi berada di Kabupaten atau Kota. Sehingga harus mendudukan dengan PLN Cabang Tanjungpinang. Dan dalam hal ini kita harus buat pengajuan atas nama Pemerintah Kabupaten Karimun terkait konektifitas aliran listrik Kundur-Ungar. Mudah-mudahan sudah bisa dianggarkan tahun depan,” harap Rafiq.

 

Hanya saja kata Rafiq, dia tidak menginginkan ketika jaringan listrik telah dipasang tetapi tidak dialiri listrik. Kondisi itu terjadi di beberapa kampung di Kundur. Seperti misalnya di Kebun Pinang yang memang ada jaringan baru namun tidak dialiri listrik dan beberapa tempat lainnya.

 

“Jadi ketika kita membahas masalah konektifitas kepada PLN Cabang Tanjungpinang, ini harus betul-betul sejalan dengan harapan masyarakat serta kemampuan PLN yang ada. Mudah-mudahan, harapan ataupun keinginan masyarakat Ungar bisa segera terwujud untuk mendapatkan penerangan listrik,” pungkasnya.

 

 

(red/HK)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Ini Penjelasan Imigrasi Batam Soal Keluhan WNA Singapura di TPI Sekupang

BATAM - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menyampaikan penjelasan soal adanya keluhan dari…

1 jam ago

Habis dalam Empat Jam, Cluster Neora Jadi Primadona di Metland Menteng

Tingginya minat masyarakat terhadap hunian dengan aksesibilitas baik serta berada di kawasan yang terus berkembang…

2 jam ago

Fokus Dalam Pengelolaan Asset, PAM Jaya Melakukan Penertiban Asset yang Dimiliki

Senior Manager Corporate & Customer Communication, Gatra Vaganza menyampaikan bahwa penataan ini tidak hanya berfokus…

4 jam ago

Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (5/5) diperkirakan mulai menunjukkan peluang penguatan setelah sebelumnya…

5 jam ago

Pengguna LRT Jabodebek Tembus 139 Ribu Saat Long Weekend May Day, Jadi Tulang Punggung Mobilitas Liburan

LRT Jabodebek melayani 139.874 pengguna selama libur panjang May Day 1–3 Mei 2026, atau rata-rata…

5 jam ago

Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

Pembiayaan berbasis aset bukan berarti tanpa risiko, tetapi dapat menjadi alternatif yang lebih terukur dibandingkan…

5 jam ago

This website uses cookies.