BATAM– Jaksa Penuntut Umum(JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menghadirkan 4 orang saksi ahli dalam persidangan perkara Putra Siregar dalam kasus dugaan tindak pidana kepabeanan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, pada Senin (31/8/2020).
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Milono menjelaskan bahwa 4 orang saksi ahli tersebut terdiri dari Sriyono dari Bea Cukai, Andi Hamzah ahli Hukum, Ahmad Fuad dari Kemenperin dan Natigor Pangapul dari Bea Cukai.
“Pada sidang hari ini sebenarnya kita menghadirkan 4 orang saksi ahli yaitu Sriyono dari Bea Cukai, Andi Hamzah ahli Hukum, Ahmad Fuad dari Kemenperin dan Natigor dari pengapul Bea Cukai,” ujar Milono kepada SwaraKepri, Senin (31/8/2020).
Kata Milono, dalam persidangan tersebut intinya HP milik Putra Siregar yang ditangkap tersebut IMEI nya tidak terdaftar di Kemenperin dan tidak dilengkapi dengan dokumen import barang.
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
This website uses cookies.