BATAM – Satlantas Polresta Barelang resmi menetapkan Sopir Bimbar bernama Rahmat menjadi tersangka dalam kasus kecelakaan maut di jalan R. Suprapto tepatnya di jalan turunan Bukit Daeng, Batam, Senin (17/2/2020) lalu.
Sang supir ditetapkan sebagai tersangka setelah hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Satlantas Polresta Barelang.
Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Muchlis Nadjar mengungkapkan, akibat kecelakaan tersebut mengakibatkan 7 orang korban.
Dimana satu korban meninggal dunia berinisial SW, dua korban mengalami luka berat berinisial EAY dan NA, empat korban mengalami luka ringan berinisial HH, P, SM dan AS.
“Kerugian dari kecelakaan tersebut atau kerugian materil sekitar Rp10 juta,” ujarnya kepada wartawan di Mapolresta Barelang, Selasa (18/2/2020).
Kata dia, kendaraan tersebut tidak layak jalan karena rem kanan, kiri, depan, belakang bocor. Termasuk lampu sen dan KIR nya juga mati sejak tahun 2018.
“Jadi kendaraan tersebut sangat tidak layak, tetapi masih tetap dioperasikan,”tegasnya.
Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 1 kendaraan Bimbar dan 4 unit motor yang terlinat dalam kecelakaan.
Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 310 ayat 1, 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan hukuman penjara maksimal enam tahun penjara.
(Shafix)
Dinamika pasar keuangan sering kali diwarnai oleh periode ketidakpastian yang dipicu oleh krisis ekonomi, gejolak…
Kisah inspiratif datang dari seorang pemuda asal Garut, Ghazi Abdullah Muttaqien, yang berhasil menorehkan prestasi…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus menyiapkan langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja positif selama periode libur…
KAI mencatat 1.086 barang tertinggal di LRT Jabodebek sepanjang April 2026, naik 6,5% dibanding Maret…
BATAM - Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau(Kapolda Kepri), Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan bahwa tim…
This website uses cookies.