Categories: DUNIA

Anak Gembong Narkoba Meksiko Baku Tembak dengan Polisi, 8 Orang Tewas

Pasukan keamanan Meksiko membatalkan upaya untuk menangkap anak gembong narkoba yang dipenjara Joaquin ‘El Chapo’ Guzman, Ovidio Guzman Lopez. Pihak berwenang mengungkapkan hal ini terjadi setelah mereka kalah dalam persenjataan saat baku tembak dengan kaki tangan kartel.

Dalam baku tembak ini setidaknya delapan orang tewas dan lebih dari 20 orang terluka.

Mengutip AP, bentrokan ini melumpuhkan ibu kota negara bagian Sinaloa, Culiacan. Di sepanjang jalan juga dipenuhi dengan kendaraan yang terbakar. Penuduk berlindung dalam ruangan ketika tembakan otomatis ditembakkan.

Pada Jumat pagi, sekolah-sekolah ditutup, kantor publik meliburkan karyawannya. Jalan-jalan di kota dengan lebih dari 800 ribu orang ini diblokir dengan mobil-mobil yang terbakar.

Itu adalah baku tembak ketiga yang terjadi dalam kurun waktu seminggu antara pasukan keamanan dan antek-antek kartel. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah kebijakan Presiden Andres manuel Lopez Obrador untuk menghindari penggunaan kekuatan dan fokus pada penyakit sosial akan bekerja.

“Ini lebih buruk dari apa yang sudah saya alami bertahun-tahun lalu,” kata Teresa Mercado yang baru saja kembali ke Culiacan.

Pihak berwenang mengatakan bahwa ada 35 orang tentara datang ke sebuah rumah untuk menangkap Ovidio Guzman Lopez atas permintaan ekstradisi 2018 dari AS. Mereka masuk ke rumah itu, tempat Guzman dan tiga lainnya berada di dalam.

Orang-orang bersenjata berat dengan kekuatan lebih besar mengepung rumah itu dan juga melepaskan kekacauan di tempat lain, mengambil alih pintu tol dan jalan-jalan utama ke kota. Para pria yang membawa senjata kaliber tinggi memblokir perempatan besar.

Menurut Sekretaris Keamanan Publik Sinaloa Cristobal Castaneda. Di tengah kekacauan, narapidana di sebuah penjara, menyita senjata dari penjaga dan melarikan diri. Lima puluh enam tahanan melarikan diri, dan 49 masih bebas pada hari Jumat.

“Mereka mendekati kompleks perumahan, mereka memasuki kompleks perumahan dan melepaskan tembakan ke kompleks perumahan, dan mereka menculik seorang penjaga keamanan sipil, dan seorang prajurit dengan pakaian sipil,” kata Sekretaris Pertahanan Jenderal Luis Cresencio Sandoval.

Lima penyerang, seorang anggota Garda Nasional, seorang warga sipil dan seorang tahanan tewas dalam pertempuran senjata, kata Cresencio Sandoval. Sedangkan tujuh orang lainnya terluka dan delapan ditawan.

Pemerintah membuat keputusan untuk menarik pasukan demi menghindari jumlah korban lebih banyak.

“Penangkapan satu penjahat tidak bisa lebih berharga daripada nyawa orang. Mereka membuat keputusan dan saya mendukungnya,” kata López Obrador.

“Kami tidak menginginkan kematian. Kami tidak ingin perang.”

Hanya saja, Pejabat kabinet keamanan mengatakan mereka tidak diberitahu tentang operasi sebelumnya. Pengepungan rumah tersebut dikatakan tanpa surat perintah penggeledahan. Mereka juga mengatakan bahwa pasukan meremehkan respons kartel.

“Kelompok ini … terburu-buru. Mereka tidak mempertimbangkan konsekuensinya,” katanya.

Tidak jelas apa yang terjadi pada Guzmán setelah pasukan pergi.

Jose Luis Gonzalez Meza, seorang pengacara untuk keluarga Guzman, mengatakan Jumat bahwa keluarga Guzman akan menanggung biaya mereka yang terluka dan terbunuh.

“Dalam hal ini, keluarga meminta maaf kepada orang-orang Sinaloa, dan khususnya kepada orang-orang Culiacan,” kata Gonzalez Meza dalam konferensi pers di Meksiko.

“Mereka akan mengurus biaya orang yang terluka dan yang meninggal … betapapun banyak, tidak ada masalah, mereka akan membantu mereka secara ekonomi.”

Artikel ini disadur dari https://m.cnnindonesia.com/internasional/20191019112420-134-440900/baku-tembak-anak-el-chapo-polisi-8-orang-tewas

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

16 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

20 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

21 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

22 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

22 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

22 jam ago

This website uses cookies.