JAKARTA – Presiden Joko Widodo berencana untuk melawat ke Rusia dan Ukraina untuk membahas kemungkinan diakhirinya perang dan mendorong perdamaian antara kedua negara tersebut. Dalam lawatan tersebut, Jokowi akan bertemu dengan Presiden Vladimir Putin dan Presiden Volodymyr Zelenskyy. Hal itu diumumkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam jumpa pers secara virtual pada Rabu (22/6/2022).
Dia menekankan Jokowi akan menjadi pemimpin Asia pertama yang melawat ke Kyiv dan Moskow setelah Rusia melakukan invasi ke Ukraina pada Februari 2022.
“Kunjungan Presiden ini menunjukkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan, mencoba memberikan kontribusi untuk menangani krisis pangan yang diakibatkan perang dan dampaknya dirasakan oleh semua negara, terutama negara berkembang dan negara dengan penghasilan rendah, dan terus mendorong semangat perdamaian,” kata Retno.
Menlu tidak memberitahu jadwal kunjungan Jokowi ke Moskow dan Kyiv tersebut. Namun ia menambahkan kunjungan ke Rusia dan Ukraina itu dilakukan dalam konteks Indonesia sebagai Presiden G20 yang memilih untuk mencoba berkontribusi dan tidak memilih untuk diam.
Retno menjelaskan perang Ukraina telah memberikan dampak buruk yang meluas ke seluruh dunia dan menyebabkan terjadinya krisis pangan, energi, dan keuangan. Ketiga krisis ini harus segera ditangani oleh dunia agar tidak terus memburuk.
BATAM - Proses penanganan limbah elektronik atau e-waste asal Amerika Serikat yang berada di Pelabuhan…
JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…
Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…
Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…
Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…
Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…
This website uses cookies.