Categories: HUKUM

BC Batam Tetapkan Nahkoda KM Budi jadi Tersangka

BATAM – Bea dan Cukai Batam menetapkan dua orang tersangka kasus dugaan penyelundupan rokok dan minumal beralkohol(mikol) senilai Rp10.046.310.000 yang dibawa Kapal Moto(KM) Budi pada Sabtu(20/2/2021) lalu.

“Tersangka sudah ditetapkan, BRH(nahkoda) dan IR(ABK),” kata Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi(BKLI) Bea Cukai Batam, M Rizki Baidillah kepada SwaraKepri, Senin(15/3/2021) malam.

Rizki mengatakan, kedua tersangka dititip di Polsek Batu Ampar sambil menjalani proses penyidikan selanjutnya.

“Tersangka saat ini dititip di Polsek sembari proses penyidikan berjalan,”ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penyidikan. Sementara ini sudah orang saksi yang sudah diperiksa.

“Sekarang masih proses penyidikan. Saat ini sudah diperiksa 5 orang saksi. Masih dikembangkan berdasarkan keterangan saksi-saksi,”jelasnya.

Rizki juga memastikan bahwa kasus ini akan dilimpahkan ke pihak Kejaksaan.

Diketahui, Bea Cukai Batam berhasil mengamankan Kapal Motor (KM) Budi yang membawa rokok dan minuman alkohol(mikol) ilegal dengan nilai barang diperkirakan Rp10.046.310.000.

Tangkapan rokok ilegal sebanyak 454 karton dengan jumlah 5,9 juta batang, dengan berbagai merek seperti Maximm, Rave Menthol, Rave Flavour, Double Happiness, Manchester Menthol, dan ManchesterBlue Saphire.

Sedangkan minuman alkohol tanpa dilekati pita cukai diketahu berjumlah 85 karton dengan jumlah 1.020 botol, terdiri dari Red Label ukuran 1 liter dan Red Label ukuran 700 mililiter.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 102 huruf a UU 17 tahun 2006 Tentang Perubahan Atas UU 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan dengan ancaman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan pidana penjara paling lama 10 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp50.000.000 dan paling banyak Rp5.000.000.000, dan dijerat Pasal 50, pasal 54, dan pasal 56 UU 39 tahun 2007 Tentang Perubahan atas UU 11 Tahun 1995 Tentang Cukai dengan ancaman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar./RD_JOE

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Mengapa Generasi Muda Mulai Tertarik pada Dunia Investasi

Kesadaran akan pentingnya kemandirian finansial telah mengalami pergeseran besar dalam beberapa tahun terakhir, terutama di…

5 menit ago

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Lebih dari Rp1,1 Miliar di Tahun 2025

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi…

22 menit ago

KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

LRT Jabodebek lakukan sosialisasi Medical Check Up 2026 untuk memastikan pekerja sehat dan siap menjalankan…

2 jam ago

Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

Harga emas global memasuki pekan ini dengan potensi volatilitas yang tinggi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara…

3 jam ago

Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

Jakarta (13/4) – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS),…

4 jam ago

KALOG Express Distribusikan 820 Ribu Barang Sepanjang Kuartal I 2026

KAI Logistik mencatatkan kinerja yang impresif melalui layanan ritel andalannya, KALOG Express. Sepanjang Kuartal I…

4 jam ago

This website uses cookies.