BATAM – Kepala KPU Bea dan Cukai Type B Batam Nugroho Wahyu Widodo menegaskan bahwa kasus penyelundupan ribuan hanphone dan ratusan laptop di Pelabuhan Telaga Punggur masih tahap penyelidikan.
“Iya benar, saat ini masih sedang lakukan penyelidikan dan dimintai keterangan terhadap sopir,” ujar Nogroho melalui sambungan telepon, Minggu(17/4/2016) siang pukul 15.06 WIB.
Ketika ditanyakan apakah sudah ditetapkan sebagai tersangka dan nilai barang selundupan yang diamankan, Nugroho enggan memberikan keterangan lebih lanjut.
“Intinya masih tahap penyelidikan,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya mobil ekspedisi warna putih BM 9425 TE milik Indah Logistik Cargo(ILC) diamankan aparat Bea Cukai Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Batam karena kedapatan membawa ribuan hanphone dan ratusan laptop selundupan yang akan diberangkatkan ke Pekanbaru, Minggu(17/4/2016) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
“Lebih kurang 1000 unit handphone dan 400 laptop akan dibawa ke Pekanbaru mengunakan kapal Roro,” ujar narasumber terpercaya dari Syahbandar Telaga Punggur.
Dia mengatakan pelabuhan Roro Telaga Punggur merupakan jalur yang sering digunakan untuk penyelundupan barang-barang ke luar Batam yang sudah terorganisir dengan baik.
“Kami kurang percaya akan diawasi secara ketat, karena sudah terorganisir dengan baik,”ujarnya.
(red/di)
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan…
This website uses cookies.