Bertambah 3, Pasien Positif Covid-19 di Batam Menjadi 42 Orang – SWARAKEPRI.COM
BATAM

Bertambah 3, Pasien Positif Covid-19 di Batam Menjadi 42 Orang

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi/Foto: Dok.swarakepri.com

BATAM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengumumkan ada penambahan tiga pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin(11/5/2020). Dengan penambahan ini, tercatat ada total 42 kasus terkonfirmasi positif pada Senin (11/5/2020).

Rudi mengatakan penambahan tiga pasien positif Covid-19 ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan hasil screning dan tracing closes contact dari terkonfirmasi positif Nomor. 35 yang telah meninggal dunia.

“Terkonfirmasi Covid-19 pada kasus ini merupakan satu keluarga yang merupakan tetangga dari kasus nomor 35 yang saat ini tengah menjalani karantina mandiri ditempat tinggalnya,”ujarnya seperti dalam siaran pers yang diterima Swarakepri, Senin siang.

Rudi menjelaskan terkonfirmasi pertama adalah seorang anak remaja laki –laki berinisial RA usia 14 tahun, pelajar, beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 40 Kota Batam.
“Yang bersangkutan tinggal bersama seorang kakak laki-laki dan kakak perempuan beserta dengan adiknya setelah ayahnya meninggal dunia dan ibunya bekerja sebagai TKW di Malaysia,”ujarnya.

Dikatakan bahwa selama ini keperluan hidup sehari-hari keluarga ini dan bahkan untuk bekal jajan sekolah yang bersangkutan banyak dibantu oleh tetangganya yaitu keluarga Almarhum Bapak DD yang merupakan kasus Covid-19 Nomor 35.

“Sehubungan dengan adanya kasus nomor 35 tersebut yang bersangkutan bersama dengan kakak-kakak dan adiknya pada tanggal 02 Mei 2020 telah dilakukan RDT dengan hasil Non Reaktif dan selanjutnya diedukasi untuk melakukan karantina mandiri,”ujarnya.

“Pada tanggal 08 Mei 2020 terhadap yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan di RS Awal Bros Batam dimana hasilnya baru diterima pada hari ini dan dinyatakan Terkonfirmasi Positif,”tambah Rudi.

Terkonfirmasi kedua seorang laki–laki berinisial Tn.RA usia 20 Tahun, mahasiswa, beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 41 Kota Batam.

“Yang bersangkutan merupakan kakak tertua dari kasus Nomor 40, yang sehari-hari bekerja sambil kuliah serta mengurus adik-adiknya sebanyak tiga orang setelah ayahnya meninggal dunia dan ibunya bekerja sebagai TKW di Malaysia,”ujar Rudi.

Yang bersangkutan merupakan tetangga dari kasus Covid-19 Nomor 35 dimana keperluan hidupnya banyak dibantu oleh almarhum beserta keluarganya.
Sehubungan dengan adanya kasus Nomor 35 tersebut yang bersangkutan bersama dengan adik-adiknya telah dilakukan RDT pada tanggal 02 Mei 2020 Tim penanganan Covid-19 Puskesmas Sei Panas dengan hasil Non Reaktif dan selanjutnya diedukasi untuk melakukan karantina mandiri.

Pada tanggal 08 Mei 2020 terhadap yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan di RS Awal Bros Batam dimana hasilnya baru diterima pada hari ini dan dinyatakan Terkonfirmasi Positif.

Terkonfirmasi ketiga seorang perempuan berinisial Nn.WC usia 18 Tahun, pelajar, beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 42 Kota Batam.
Yang bersangkutan adalah seorang remaja putri yang tinggal bersama kakak dan adik- adiknya setelah ayahnya meninggal dunia dan ibunya bekerja sebagai TKW di Malaysia.

Yang bersangkutan merupakan tetangga dari kasus Covid-19 Nomor 35 dimana keperluan hidupnya juga banyak dibantu oleh almarhum beserta keluarganya.
Sehubungan dengan adanya kasus Nomor 35 tersebut yang bersangkutan bersama dengan kakak dan adik-adiknya telah dilakukan RDT pada tanggal 02 Mei 2020 oleh Tim penanganan Covid-19 Puskesmas Sei dengan hasil Non Reaktif dan selanjutnya diedukasi untuk melakukan karantina mandiri.

Pada tanggal 08 Mei 2020 terhadap yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan di RS Awal Bros Batam yang hasilnya baru diterima pada hari ini dan dinyatakan Terkonfirmasi “Positif.

Sementara itu adik bungsunya, seorang anak perempuan usia 7 Tahun 8 Bulan bersama dengan kakak- kakaknya juga ikut melakukan RDT dengan hasil Non Reaktif yang kemudian diikuti dengan pengambilam swab tenggorokan yang hasilnya dinyatakan Terkonfirmasi Negatif.

Menurut Rudi, sejauh ini kondisi yang bersangkutan semua cukup stabil dan tidak pernah merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, dan saat ini sedang dilakukan proses persiapan perawatan isolasi untuk penanganan kesehatan lebih lanjut di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam.
Sedangkan untuk adik bungsunya dilakukan isolasi terpusat di Rusun Tanjung Uncang Kota Batam.

Dikatakan bahwa sengan semakin berkembangnya penyebaran kasus nomor 35 tersebut, saat ini tim survelans Dan Epidemiologi terus bergerak melakukan proses contact tracing dan penyelidikan epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap semua orang yang ditenggarai berkontak terhadap kasus-kasus terkonfirmasi tersebut diatas.

Rudi menghimbau seluruh masyarakat Kota Batam untuk kemaslahan bersama agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja.

“Jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,”pungkasnya.

(Redaksi)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top