BATAM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau mengamankan delapan orang tersangka kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di sebuah rumah di Pulau Judah, Desa Keban, Moro, Karimun pada Sabtu (25/5/2019).
Mereka di antaranya berinisial P (35) WNI, F (19) WNI, E (27) WNI, H (32) WNI, J (42) WNI, FR (20) WNI, A (32) WNI, S (17) WNI
Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan saat konferensi pers menjelaskan kepada awak media, dari 8 tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti Sabu seberat 25.929 gram yang disimpan di dalam Speaker merek BGB milik P.
“Sabu tersebut dikemas di dalam satu bungkusan warna gold merek Bintang dan 25 paket teh china merk Guanyinwang warna hijau,” beber Richard.
Menurutnya, jaringan ini sudah empat kali melakukan aksi, tiga kali berhasil dan yang ke-empat kalinya gagal yaitu dengan cara menggunakan kapal dari pekanbaru lalu dikirim menuju Jawa Tengah.
“Atas perbuatannya para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1), UU RI No.36 tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” tegasnya.
Penulis : CR1
Editor : Rumbo
Sebagai bagian dari perayaan 90 tahun AICA Kogyo Group secara global, AICA Indonesia, perusahaan penyedia…
Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat mobilitas yang tinggi, didukung oleh aktivitas…
Sepanjang Semester I 2026 LRT Jabodebek mencatat 5.876 barang tertinggal, naik dari 3.419 barang di…
Hisense sebagai merek terkemuka produk elektronik dan sponsor resmi FIFA World Cup 2026™, resmi meluncurkan…
BRI Region 6 menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Operational Excellence: Precision in Every Step yang bertempat di…
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatatkan pertumbuhan…
This website uses cookies.