Categories: BISNIS

BPM-PTSP Batam akan Cabut Izin Gelper

Rudi : Kalau Ditemukan ada Judi, Kita Cabut Izinnya 

BATAM – swarakepri.com : Badan Penanaman Modal- Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kota Batam akan mencabut izin usaha arena permainan anak dan keluarga atau dikenal dengan Gelanggang Permainan(Gelper) jika ditemukan ada praktek perjudian.

Hal ini ditegaskan Kabid Pengawasan dan Pengaduan BPM-PTSP Kota Batam Rudi Octavia kepada swarakepri.com, sore ini,Sabtu(28/3/2015) melalui sambungan telepon.

“Kalau ditemukan ada judi, kita akan cabut izinnya. Dan tidak akan diperpanjang lagi sampai kapanpun,” tegasnya.

Ketika disinggung mengenai Gelper Billiard Centre yang ada di lantai 2 Top 100 Tembesi yang disinyalir ada praktek perjudian, Rudi mengatakan bahwa izin usaha yang dimiliki gelper tersebut langsung dari BKPM Pusat karena perusahaan pemilik lokasi tersebut adalah Penananam Modal Asing(PMA).

Namun demikian ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap operasional Gelper tersebut adalah domain BPM-PTSP Batam. Dan jika ditemukan dan terbukti ada perjudian, pihaknya akan menyurati BKPM agar segera mencabut izin gelper tersebut.

“Jika ada judi, kita akan surati BKPM agar mencabut izinnya,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya lokasi Gelanggang Permainan(Gelper) Billiard Centre yang berada di lantai 2 Top 100 Tembesi Kecamatan Sagulung Batam diduga ada praktek perjudian dengan modus menukar koin dengan uang.

Hasil investigasi amok grup dilapangan, gelper yang disebut-sebut dimiliki perusahaan PMA dengan penanggung jawab berinisial Li ini hanya memiliki izin untuk permainan anak-anak, sementara fakta dilapangan juga disediakan mesin dewasa seperti Hunter Ghost, Mesin Ikan, Mesin Bola Rollet dan Mesin buah yang disinyalir sebagai perjudian terselubung.

Tidak sulit untuk mengendus adanya dugaan penukaran koin dengan uang di lokasi gelper ini. Salah satu bandar berinisial Ap berperan sebagai “kasir berjalan” untuk melayani penukaran koin dari pemain. Pemain yang ingin menukar koin dengan uang cukup menjumpai Ap disalah satu cafe yang berada di belakang lokasi gelper. (red/amok)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

12 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

17 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

18 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

19 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

19 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

19 jam ago

This website uses cookies.