BPOM Kepri : Warga Batam Dihimbau untuk Waspada

Teh Botol Sosro Kadaluarsa marak beredar di Batam

BATAM – swarakepri.com : Beredarnya produk Teh Botol Sosro berjamur di Batam mendapat perhatian serius dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan(BPOM) Kepri. Untuk menghindari resiko jika mengkonsumsi produk yang berjamur tersebut, Kepala BPOM Kepri Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni menghimbau warga Batam agar lebih cerdik dan berhati-hati jika ingin mengkonsumsi teh botol sosro.

“Kami menghimbau masyarakat untuk lebih cerdik membeli produk minuman,” ujar Gusti, malam ini, Rabu(14/8/2013) melalui sambungan telepon.

Ketika disinggung mengenai tindakan yang akan dilakukan BPOM Kepri atas peredaran teh botol sosro berjamur tersebut, Gusti mengaku belum bisa memastikannya dikarenakan belum melihat langsung produk tersebut.

“Kami belum bisa mengambil tindakan karena belum melihat langsung botolnya,” ujarnya.

Sementara itu Alex Pien, Unit Manager Sinar Sosro selaku distributor teh botol sosro di Batam kepada swarakepri membantah bahwa produk teh botol sosro kadaluarsa beredar di Batam. Ia mengaku produk tersebut berjamur karena leher botol terlepas sehingga angin masuk kedalam botol.

“Produk kita tidak mengandung bahan pengawet dan sudah teruji oleh BPOM,” kata Alex

Ditambahkannya bahwa terlepasnya tutup botol yang berakibat munculnya jamur disebabkan oleh adanya guncangan atau benturan yang kuat.

Ketika disinggung mengenai langkah yang akan diambil distributor untuk mengantisipasi resiko terhadap konsumen atas beredarnya produk berjamur tersebut, dengan enteng Alex hanya mengatakan akan mengganti produk berjamur tersebut dengan produk baru.

“Produk kita tidak mengandung pengawet. Dan ini sudah disosialisasikan di stasiun televisi dengan menggunakan artis sebagai bintang iklan,” kata Alex berdalih.

Diberitakan sebelumnya bahwa satu hari menjelang lebaran, minuman ringan Teh Botol Sosro kadaluarsa yang sudah berjamur ditemukan beredar di Batam. Masyarakat harus waspada dan berhati-hati untuk mengkomsumsi minuman ini karena dikhawatirkan bisa menyebabkan keracunan.

Maria, salah seorang karyawan sebuah rumah makan yang ada di Batam Center kepada swarakepri mengaku terkejut karena menemukan satu botol minuman Teh Botol Sosro yang isinya sudah berjamur dan penuh kotoran.

“Tadi pas ada orang mau beli, saya melihat sosronya kok isinya kotor! setelah diamati ternyata didalam banyak kotoran yang sudah berjamur,” ujarnya sambil menunjukkan botol minuman sosro yang berjamur tersebut ke awak media ini,Rabu(7/8/2013).

Dikatakannya bahwa minuman tersebut diantar oleh pihak distributor sekali dalam seminggu. Dan untuk minuman yang berjamur tersebut, Maria mengaku baru diantar pihak distributor beberapa hari lalu.(red)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

5 menit ago

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

36 menit ago

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…

2 jam ago

Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

4 jam ago

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…

4 jam ago

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

4 jam ago

This website uses cookies.